Pandemi Covid-19 Harga Tembakau Murah, Petani di Kudu Mengeluh

Petani tembakau di Desa Made, Kecamatan Kudu , Jombang, sedang memproses daun tembakau hasil panennya. (Foto : DianaKN) 
  • Whatsapp

KUDU, KabarJombang.com –  Dampak  pandemi Covid-19, juga dirasakan petani tembakau di Desa Made, Kecamatan Kudu, Jombang. Pasalnya, harga jual daun tembakau kali ini turun hingga 50 prosen dari tahun sebelumnya.

Anjloknya harga jual daun tembakau ini dibenarkan Marniti (65), salah seorang petani tembakau setempat. Menurutnya, saat pandemic Covid-19 ini harga tembakau  turun drastis.

Baca Juga

“Saat  corona, tembakau harga jualnya murah. Pokoknya masuk tahun ini harga tembakau jatuh. ” ujarnya pada KabarJombang.com Kamis (10/9/2020).

Marniti mengaku heran dengan harga tembakau jika dibandingkan dengan harga rokok di pasaran. Dikatakan, harga rokok tinggi, sementara harga tembakau murah.

“Padahal harga rokok juga mahal, tapi harga tembakau kok murah. Biasanya harga tembakau sebesar Rp 40 ribu per kilo sekarang hanya Rp 20 ribu per kilo. Anjlok benget, “ujarnya.

Dikatakan, sebelum Covid-19, memasuki masa panen seperti saat ini sudah banyak pembeli yang datang untuk melakukan penawaran harga. Namun, sekarang, pembelinya juga sepi.

“Tahun sebelumnya, banyak pembeli yang kesini melakukan penawaran harga. Masih di tempat jemuran saja sudah mau beli. Sekarang tidak seperti dulu, “ujarnya.

Selain itu, kataya lagi,  cuaca yang tidak menentu juga mempengaruhi pembeli untuk dating, “Pembeli mungkin takut tembakaunya jamuren karena cuaca yang tidak menentu,”pungkasnya

 

 

 

 

 

 

 

INSTAGRAM

[iscwp-slider username="kabarjombangdotcom" dots="false" limit="5" popup="true" popup_gallery="false" show_likes_count="false" instagram_link_text="Ikuti Instagram"]

Berita Terkait