PT CJI Jombang Serius Tangani Limbah Gunakan Teknologi Tinggi Sertifikasi ISO

Area pengolahan limbah PT CJI Ploso, Jombang. (Diana KN).
  • Whatsapp

PLOSO, KabarJombang.com- PT CJI (Cheil Jedang Indonesia) Ploso, Jombang, tidak bermain-main terhadap keberlangsungan perusahaan yang berdiri sejak tahun 1996. Karena itu, dalam penanganan limbah akibat aktivitas produksi, menggunakan teknologi tinggi  sertifikasi ISO.

General Manager CJI Jombang, Mulyono, menuturkan terkait dengan persoalan limbah tidak ingin mempertaruhkan keberlangsungan perusahaan produksi asam amino yang sudah mendunia ini.

Baca Juga

Menurut Mulyono, terkait penanganan limbah akibat aktifitas produksi. Pihaknya sama sekali tidak main-main. Dikatakan Mulyono bisa di cek seperti apa PT CJI dalam pengolahan limbah yang dilakukan.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

“Kami menggunakan teknologi tinggi yaitu biological treatment. Benar-benar dengan monitoring berbasis komputer dan online yang langsung menyambung ke Korea.”tuturnya pada KabarJombang.com Rabu (17/2/2021).

Lebih lanjut Mulyono mengatakan, PT CJI juga mempunyai nilai investasi yang besar. “Kami tidak ingin mempertaruhkan keberlangsungan CJI hanya karena  tidak serius dalam penanganan limbah.”tandasnya.

Bukti keseriusan pihak PT CJI Ploso dalam melakukan pengolahan limbah, dari total 73 hektar luas perusahaan tersebut. Sekitar 40% nya adalah area pengolahan limbah yang setiap bulannya menelan biaya hingga milyaran rupiah.

“Kami benar-benar tidak main-main dengan pengolahan limbah. Dari luas perusahaan ini, sebanyak  40% nya kami siapkan area untuk pengolahan limbah. Biaya pengolahan limbah adalah biaya terbesar kedua setelah biaya produksi yang kami keluarkan.”jelasnya.

PT CJI juga termasuk dalam Industri Hijau dan teknologi pengolahan limbah mendapat sertifikasi ISO. Artinya sudah diakui mengenai ramah lingkungannya.

“Kami termasuk dalam Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Lingkungan Hidup, teknologi pengolaham limbah juga bersertifikasi ISO,”katanya.

“Terkait pengolahan limbah di PT CJI, dapat dilihat sendiri, bahwa kami  serius dan tidak bermain-main dengan pengolahan limbah. Karena sampai tahap akhirpun kami menggunakan bio indikator dengan menggunakan ikan nila yang masih hidup. Artinya aman kami lepaskan limbah tersebut dan akan ramah lingkungan.”ungkapnya.

Menurutnya, mulai dari bahan baku dalam kegiatan produksi berasal dari alami dengan proses biological.

“Dari bahan bakunya saja kami pakai bahan alami yaitu gula setengah jadi. Sampai proses olahan limbah juga menggunakan pengurai bakteri. Jika pun memang limbah yang akan keluar masih perlu proses lagi, akan kami putar kembali hingga akhir pembuangan limbahnya menjadi aman.”ujarnya.

PT CJI sendiri dalam menangani limbahnya mempunyai dua IPAL(Instalasi Pengolahan Air Limbah). Yaitu IPAL produksi dan IPAL domestik yang artinya pihaknya memikirkan pentingnya limbah dalam sebuah pengelolaan perusahaan.

“Kami tidak hanya punya IPAL produksi. Namun kami juga punya IPAL domestik yang artinya benar-benar kami pikirkan benar tentang pengolahan limbah dalam perusahaan ini.”pungkasnya. (*)

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait