Liga Sepakbola JFC 2020 Bergulir, PSSI Jombang Bantu Wasit

Siswa SSB saat berlatih di Kesamben, Jombang. (Ft: Istimewa). 
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Kendati Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jombang, hanya beri bantuan wasit. Liga Jombang Footbal Comunity (JFC) 2020 tetap dilaksanakan akhir bulan November ini.

Koordinator Operator Liga JFC, Aping Eko Nurdianto (33) menyebut, gelaran JFC tetap akan terlaksana seperti tahun-tahun sebelumnya. Mengingat turnamen kelompol umur di Jombang tidak ada.

Baca Juga

Dikatakan Aping, Liga JFC ini diadakan untuk menjadi wadah bagi seluruh SSB Jombang, agar mendapatkan jam terbang bagi anak didiknya.

“Karena hampir kejuaraan kelompok umur di Jombang tidak ada. Kalaupun ada itu di luar kota dengan biaya yang mahal,” ucapnya pada KabarJombang.com, Minggu (15/11/2020).

JFC adalah merupakan paguyuban perkumpulan SSB seluruh Kabupaten Jombang, berdiri sejak tahun 2015. Liga diadakan setiap tahun dan mempertandingkan tim kelompok umur.

“Liga JFC U-15 tahun ini sudah selesai Oktober lalu. Dilanjutkan liga JFC U-13 yang akan dibuka di Kedungbetik, Kesamben, pada 29 November 2020. Kemudian seminggu berikutnya dibuka yang U-11 di HM Tambakberas,” ungkapnya.

Selain liga JFC, juga diadakan Cup Competition kategori U-15 dan U-10. Untuk Liga JFC sendiri mempertandingkan tiga kategori U-15, U-13 dan U-11, diikuti total 18 tim.

“Kategori U-13 ada 9 tim dan kategori U-11 juga ada 9 tim,” paparnya.

Dengan diagendakannya turnamen sepakbola kelompok umur ini, jelasnya membutuhkan dana banyak. Ia menyebut, pendanaan berasal dari iuran peserta, uang kas anggota dan juga sponsor.

Dikatakan, PSSI Jombang tidak memberikan suntikan dana. Namun hanya sebatas memberikan bantuan wasit berlisensi B. Pembinaan paska turnamen pun tidak ada.

“Pembinaan paska turnamen tidak ada, biaya operasional Liga dari PSSI juga tidak ada. Karena JFC adalah paguyuban independen. pendanaan operasional Liga selama ini dari iuran peserta, kas anggota, sponsor,” bebernya lagi.

Dengan adanya turnamen ini, Aping Eko yang merupakan warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang ini berharap akan banyak muncul bibit muda berkualitas yant akan mengharumkan Jombang lewat sepakbola.

“Harapan kami jelas, akan banyak muncul pemain hebat asli Jombang dan memgharumkan nama Jombang, itulah tujuan JFC ini berdiri,” tandasnya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait