Kekeringan, Petani Ngoro Kesulitan Beli Solar Diesel

Latif, petani dusun ganjul sedang mengoperasikan diesel. (Foto: Daniel).
  • Whatsapp

NGORO, KabarJombang.com – Petani Dusun Ganjul, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, mengeluh. Pasalnya, mereka kesulitan beli solar untuk BBM diesel pompa air di sawahnya.

Diesel penggerak pompa air tersebut untuk mengairi lahan sawahnya yang kini dilanda kekeringan. Ini terjadi di Dusun Ganjul, Desa Ngoro, yang setiap tahun mengalami kekeringan , terlebih pada musim tanam ketiga. Tak heran setiap petani banyak yang memiliki sumur bor.

Baca Juga

Petani setempat Latif (55) mengatakan, membuat sumur bor karena aliran sungai yang tak mencukupi untuk kebutuhan tanam. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat sumur bor sekitar  Rp 1.500.000. Sedangkan untuk sekali pengairan dengan diesel menghabiskan biaya Rp 200.000 ribu.

“Kalau sudah kekeringan seperti ini, ya empat hari sekali dialiri air, kalau pas nggak ada uang ya terpaksa satu minggu sekali,” ungkapnya.

Dikatakan pengadaan air menggunakan tenaga diesel, dia mengeluhkan sulitnya mencari solar untuk operasional dieselnya. Pasalnya ia kerap kali ditolak ketika membeli solar.

“Saya beli Rp 50.000 di SBPU terdekat sini nggak boleh, nggak melayani katanya. Terus kita cari kemana-mana juga sulit, padahal ini kan untuk pertanian,” keluhnya.

Latif menjelaskan, disaat musim tanam ketiga ini dia tak tanam jagung. Pasalnya lahan yang ia tanami jika musim hujan pada bulan Desember mengalami genangan air.

“Kalau saat ini tanam jagung, nanti bulan Desember turun hujan, ini tanahnya kegenang air jadinya gagal panen jagung. Intinya saya yang penting bisa tanam, makanya tanam padi ini,”pungkasnya.

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait