by

Kaca Mobil Dipecah, Anggota DP Jombang Dirampok

JOMBANG, (kabarjombang.com) – Kasus perampokan makin marak saja di Kabupaten Jombang. Kali ini menimpa Moch Ali Said (48), anggota Anggota Dewan Pendidikan (DP) Jombang.

Kaca mobil miliknya dipecah orang tak dikenal saat parkir di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta. Rinciannya, satu unit laptop, uang tunai Rp 2 juta, serta sejumlah surat penting.

Kasubbag Humas Polres Jombang Ipda Dwi Retno Suharti, membenarkan peristiwa pencurian dengan modus pecah kaca mobil. “Korbannya adalah anggota DP Jombang bernama Ali Said. Kita sudah menerima laporannya. Petugas juga sudah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ujarnya, Jum’at (27/11/2015).

Dwi Retno menjelaskan, aksi kejahatan yang menimpa korban diketahui sekitar pukul 15.00 WIB di depan kantor Dinas Pendidikan, Jl Patimura Jombang. Awalnya, korban baru saja keluar dari kantor Kementerian Agama (Kemenag) yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat itu, korban mengendarai mobil Ertiga, S 1120 WK menuju ke kantor Dewan Pendidikan, yang berada di bagian utara. Selanjutnya, korban segera memarkirkan mobilnya di pinggir jalan. Seperti biasa, korban langsung mengunci seluruh pintu maupun menutup kaca mobil.

Korban bergegas ke dalam kantor Dewan Pendidikan untuk mengambil surat tugas dan melihat jadwal pelatihan komite. Lama menunggu surat yang dimaksud, Ali Said menawari rekannya snack yang tertinggal di dalam mobilnya. Untuk itu, korban segera menuju ke tempat mobilnya terparkir.

Nah, saat mendekati mobil, korban langsung kaget karena kaca mobilnya pecah berantakan. Aksi perampokan tersebut sempat diketahui oleh warga sekitar lokasi, bahwa mobil tersebut dipecah oleh dua orang naik motor. Sadar kalau mobilnya telah jadi sasaran bandit jalanan, warga Perum Pulo Asri Blok J No 2 Jombang ini kemudian melaporkannya ke polisi.

Tak lama, beberapa anggota Polsek Jombang kota tiba di lokasi. Selain meminta keterangan saksi-saksi, petugas melakukan olah TKP. “Kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkas Retno. (ari)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya