Jambret Asal Sumbermulyo Babak Belur Dihajar Warga di Kepatihan Jombang

Tangkapan layar pelaku sesaat setelah dihajar warga di Desa Kepatihan, Jombang.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Seorang jambret babak belur dihajar warga di sebuah jalan kampung Desa Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Senin (23/11/2020) dini hari.

Dalam rekaman video yang diterima Kelompok Faktual Media (FaktualNews.co dan Kabarjombang.com), pelaku yang mengaku bernama Bagus, warga Dusun Sumbenotoro, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, ini nampak tengkurap menahan sakit.

Baca Juga

Di sampingnya, terdapat sebuah telepon pintar, potongan batu bata dan ceceran darah diduga milik pelaku. Diduga, korban terluka setelah sempat menjadi sasaran amuk warga yang geram dengan ulah nekat pelaku itu.

Sementara, pria yang menjadi korban aksi jambret ini menjelaskan, kejadianya tersebut bermula saat dirinya tengah berada di depan sebuah gang di Jalan Urip Sumoharjo setempat. Korban yang kemudian diketahui bernama Yunino dwi Candra (47) warga Desa Kepatihan ini menuturkan, saat itu melihat pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dari arah barat, kemudian masuk ke sebuah gang.

Tak lama berselang, pelaku berbalik arah keluar gang lagi dan langsung merebut Handphone milik korban itu. Seketika, korban langsung bereaksi menarik sepeda motor pelaku hingga terjatuh. Korban berteriak-teriak minta tolong, hingga akhirnya tertangkap.

“Saya tarik dia jatuh kekiri pak, lalu mas-nya ini (menunjuk warga lain) datang, pelaku sempat hendak menyalakan motornya, tapi nggak bisa nyala,” ungkap korban.

Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi membenarkan kejadian itu. Sesaat setelah kejadian, Erwin juga mendatangi lokasi dan meminta warga tak main hakim sendiri. Dia lantas menyerahkan pelaku kepada polisi.

“Kami langsung melapor ke polisi, dan pelaku sudah diamankan petugas,” tandasnya.

Sumber dari internal Polres Jombang juga membenarkan penangkapan ini. Saat ini, pelaku masih diperiksa petugas di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) beserta dengan barang bukti terkait lainnya.

“Benar kejadiannya di Kepatihan. Pelaku atas nama Bagus asal Sumbentoro dan sudah diperiksa,” tukas salah satu sumber.

INSTAGRAM

Berita Terkait