WONOSALAM, KabarJombang.com – Rangkaian acara Kontes Durian Wonosalam 2026 yang digelar selama dua hari di Lapangan Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, resmi berakhir pada Minggu (11/10/2026). Dari puluhan varietas unggulan yang bersaing ketat, durian dengan nama ‘Madu’ milik Lukman asal Sambirejo berhasil keluar sebagai peraih nilai tertinggi dan menduduki peringkat pertama dalam ajang bergengsi ini.
Berdasarkan data rekapitulasi dewan juri per Minggu, 11 Oktober 2026, durian bernama ‘Madu’ sukses memuncaki daftar 5 besar dengan total nilai impresif sebesar 839,090, unggul tipis dari pesaing-pesaing ketat lainnya berkat kombinasi kualitas isi dan karakter rasa yang kuat.
Ketua Panitia Kontes Durian Wonosalam 2026, Ketut Suseno Putro, menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya antusiasme para petani lokal yang turut ambil bagian dalam perhelatan tahun ini.
Menurutnya, varietas-varietas baru yang bermunculan menunjukkan bahwa potensi kekayaan alam Wonosalam dalam membudidayakan durian lokal berkualitas tinggi terus berkembang pesat.
“Kami sangat bangga melihat kualitas durian yang dilombakan tahun ini. Ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi bagaimana kita menemukan varietas unggulan baru asli Wonosalam yang memiliki nilai jual tinggi dan karakter rasa yang khas,” ujar Ketut Suseno Putro, Minggu (11/10/2026).
Ketut menjelaskan, proses penjurian yang melibatkan tujuh orang juri profesional dilakukan secara ketat melalui tiga komponen utama, yaitu bentuk luar buah, kualitas daging buah (edible), serta karakter rasa (manis, pahit, dan tekstur pulen). Ketatnya persaingan terlihat jelas dari perolehan skor para finalis di jajaran 5 besar.
Berikut adalah daftar Peringkat 5 Besar Sementara Kontes Durian Wonosalam 2026:
1. Madu (No. Peserta: 50), Pemilik: Lukman (Asal: Sambirejo) | Total Nilai: 839,090 (Bentuk: 80,870 | Isi: 352,900 | Rasa: 405,315)
2. Vaneli 1 (No. Peserta: 77), Pemilik: Miasih (Asal: Jarak) | Total Nilai: 811,940 (Bentuk: 86,540 | Isi: 301,900 | Rasa: 423,540)
3. Kuweni (No. Peserta: 75), Pemilik: Miasih (Asal: Jarak) | Total Nilai: 809,320 (Bentuk: 79,460 | Isi: 338,500 | Rasa: 391,320)
4. Simon (No. Peserta: 79), Pemilik: Arif (Asal: Jarak) | Total Nilai: 806,540 (Bentuk: 84,030 | Isi: 340,400 | Rasa: 380,160)
5. Cimoi 3 (No. Peserta: 74) — Pemilik: Miasih (Asal: Jarak) | Total Nilai: 797,540 (Bentuk: 81,980 | Isi: 327,100 | Rasa: 388,486)
Menariknya, dominasi peserta asal Desa Jarak tampak sangat kuat dengan menempatkan empat wakilnya di jajaran lima besar, sementara posisi puncak berhasil direbut oleh perwakilan dari Sambirejo.
Selain memperebutkan gelar juara dan total hadiah pembinaan sebesar Rp6 juta rupiah bagi tiga peserta terbaik, ajang ini juga konsisten melanjutkan tradisi berbagi dengan pengunjung.
Buah-buah durian yang telah selesai dinilai oleh dewan juri dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir, sebagai bentuk edukasi sekaligus memanjakan pecinta durian yang datang dari berbagai daerah.
Rencananya, penyerahan hadiah resmi bagi para pemenang kontes durian ini akan dilangsungkan pada puncak acara Jombang Fest yang dijadwalkan pada 21 Oktober 2026 mendatang.
Melalui ajang ini, panitia berharap durian lokal Wonosalam semakin dikenal luas di kancah regional maupun nasional, serta mampu meningkatkan kesejahteraan para petani lokal.









