Info Desa

Bosan Jalan Rusak, Warga Plandaan Jombang Patungan Gabah untuk Cor Sendiri

PLANDAAN, KabarJombang.com — Warga Dusun Sumberpelas, Desa Pelabuhan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, bergotong royong melakukan pengecoran jalan secara swadaya, Minggu (24/5/2026). Jalan sepanjang sekitar 52 meter itu dicor menggunakan dana hasil swadaya masyarakat karena kondisi jalan yang telah rusak bertahun-tahun dan belum tersentuh pembangunan memadai.

Salah satu warga setempat, Soekardi, mengatakan jalan tersebut merupakan akses penting menuju Desa Pelabuhan sekaligus jalur menuju sendang dan makam warga. Selama ini kondisi jalan masih berupa tanah dan sebagian pernah mendapat rabat beton, namun kini sudah rusak.

“Jalan ini sudah lama rusak, bertahun-tahun. Belum pernah diaspal. Dulu pernah ada makadam dan cor separuh, tapi sekarang sudah rusak lagi,” ujar Soekardi saat dikonfirmasi.

Menurutnya, keputusan melakukan pengecoran secara swadaya diambil melalui musyawarah warga. Karena belum ada bantuan anggaran lain, masyarakat sepakat mengumpulkan dana demi memperbaiki akses jalan desa tersebut.

“Kalau tidak ada dana lain ya bagaimana lagi. Akhirnya warga voting menggunakan swadaya masyarakat,” katanya.

Uniknya, dana swadaya yang digunakan berasal dari pengelolaan lumbung desa berbasis iuran gabah atau padi milik warga. Sistem itu telah lama berjalan di Dusun Sumberpelas untuk membantu kebutuhan masyarakat sekaligus pembangunan lingkungan.

Soekardi menjelaskan, warga yang meminjam gabah dari lumbung desa dikenakan tambahan pengembalian sebesar 20 kilogram untuk setiap satu kuintal pinjaman. Hasil tambahan tersebut kemudian dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan dusun, termasuk pembangunan jalan.

“Anak dari lumbung itu nanti dibuat untuk dusun, misalnya jalan rusak seperti ini. Kalau masih kurang, baru ditambah lagi swadaya masyarakat,” jelasnya.

Dalam proses pengecoran jalan, warga tidak hanya menyumbang dana, tetapi juga tenaga melalui kerja bakti bersama.

Material pembangunan dibeli dari hasil swadaya, sementara pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat. Terkait nominal pihaknya mengaku belum menghitung secara pasti

“Kalau pekerjanya ya kerja bakti masyarakat semua dan untuk nominalnya berapa saya belum tau, ” pungkasnya.

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar