Marak Video Call Mesum, WCC Jombang: Kekerasan Berbasis Gender Online

Ilustrasi kejahatan seksual cyber
Ilsutrasi
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Maraknya aksi video call mesum, yang dilakukan laki-laki tidak dikenal mempertontonkan alat kelaminnya pada lawan jenis. Dinilai aktivis Woman Crisis Center, sebagai kasus kekerasan berbasis gender online atau kekerasan berbasis cyber.

“Banyak diadukan ke lembaga kami terkait kasus yang tengah marak ini, adapun beberapa kasus rujukan dari Komnas perempuan,” kata Direktur Woman Crisis Center, Ana Abdillah pada kabarjombang.com, Senin (31/5/2021).

Baca Juga

ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri PUPR
ucapan idul fitri Bappeda Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
iklan bank jombang kredit
ucapan idul fitri BPKAD jombang
ucapan idul fitri BKDPP jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
ucapan idul fitri Disdik jombang
ucapan idul fitri dishub jombang
ucapan idul fitri PKB
ucapan idul fitri kemenag jombang
ucapan idul fitri satpol pp jombang

Menurutnya, hanya saja saat ini banyak korban yang bungkam atau enggan melaporkan. Sebab dalam kasus terjadi seorang korban pernah foto telanjang dan mendapatkan berbagai ancaman.

“Misalnya korban memiliki foto telanjang, kemudian korban diajak hubungan badan tapi menolak. Kemudian korban diancam foto telanjang akan disebar,” katanya.

Pelaku kejahatan cyber melanggar pasal UU ITE, karena menunjukkan bagian organ vitalnya serta mendistribusikan. Dalam hal ini perempuan akan mengalami trauma jika dipertontonkan konten yang tidak senonoh.

“Kurang lebih ada 7 sampai 10 aduan kasus kekerasan gender online selama pandemi covid-19,” imbuhnya.

Hanya saja, dikatakan Ana saat ini pelanggaran asusila yang terjadi di dunia cyber belum ada regulasi yang benar- benar memberikan perlindungan terhadap korban kekerasan.

Sementara itu, dalam unggahan salah satu grup Facebook, akun bernama khoirunnas smart menceritakan kasus asusila yang terjadi pada pasangannya dan upload nomor pelaku dengan tujuan mendapat efek jera dan dapat ditangani pihak berwajib.

Ngapunten pak admin, nderek post ben gak kurang ajar, moro-moro VC bojone wong trus nduduhne kemaluan e, bolak balik di tolak jek panggah vc terus, begitu di angkat lngsung nunjukin kemaluan e,” tulisnya dalam dinding Facebook.

Seketika itu, sontak banyak warga Jombang yang mengalami kasus asusila tersebut melalui handphonenya. Para korban lainnya turut membubuhi komentar dan menceritakan pula hal yang pernah menimpa dirinya.

Iya mbak sama aku juga pernah ada yg vc gitu, tapi langsung aku blokir. yang komen SS mukanya, maaf klo orang begituan langsung VC diliatin kemaluanya nggk diliatin mukanya,” kata akun bernama Nike SA.

Berita Terkait