Hindari Jalan Bergelombang, Motor di Sumobito Masuk Parit Seorang Mninggal

Petugas laka lantas Polres Jombang, melakukan olah TKP. (Ft: Istimewa).
  • Whatsapp

SUMOBITO, KabarJombang.com- Karena tak bisa menghindari jalan bergelombang. Pengendara sepeda motor jatuh ke parit sedalam dua meter di tepi jalan raya Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Rabu (11/11/2020) sore.

Akibat kecelakaan tersebut, motor Yamaha Mio GT nopol  S-3350-ZD yang dikendarai Rangga Dimas Saputra (16) pelajar, warga Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, ringsek. Bahkan, seorang meninggal dunia. Sementara tiga lainnya mengalami luka, dilarikan ke RSUD Jombang.

Baca Juga

Kanit Laka Lantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman, menjelaskan, penyebab terjadinya laka tunggal karena pengemudi hilang kendali dan tidak dapat menghindari jalan bergelombang.

“Semula kendaraan sepeda motor Yamaha Mio bonceng empat orang dalam satu motor, berjalan dari arah timur ke barat. Karena kurang menguasai setir saat melintasi jalan bergelombang sehingga oleng ke kanan dan terperosok ke parit yang berada di tepi jalan sebelah selatan,” ucapnya.

Akibatnya, sepeda motor dan keempat orang ikut terperosok ke parit sedalam dua  meter tersebut. Satu orang meninggal di RSUD setelah sempat mendapat perawatan. Tiga orang lainnya satu masih balita dibawa ke RSUD Jombang untuk mendapat perawatan.

Pengemudi sepeda motor adalah Rangga Dimas Saputra (16), yang membonceng Ahmad Aska Robbani (4) M. Rasya Airlangga (10) keduanya menderita luka di bagian kepala. Sementara yang meninggal Sri Muliya Dewi (35) keempat orang tersebut adalah warga Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait