Terdampak Longsor, Harga Sayuran di Jombang Meroket

Pedagang sayur mayur di Kawasan Pasar Pon Jombang. (KabarJombang.com/Daniel Eko).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Harga sayur mayur di sejumlah pasar tradisonal Jombang, Jumat (5/2/1/2021), mengalami kenaikan yang cukup drastis,

Kenaikan harga terpantau tembus Rp 10 ribu pada jenis sayuran daun bawang (bawang prei). Harga bawang prei saat ini per kilogram mencapai Rp 15 ribu padahal sebelumnya hanya Rp 5.500.

Baca Juga

Kenaikan drastis juga disusul sayuran seledri, saat ini mencapai harga Rp 12 ribu. Sedangkan sebelumnya hanya Rp 8 ribu, sehingga akmi kenaikan sebesar Rp 4 ribu.

“Benar sayuran naiknya banyak, kemarin mulai naik pas ada longsor itu. Karena transportasinya tentunya terhambat, kemudian barangnya juga nggak ada,” ungkap Rotul penjual sayuran di Pasar Pon Jombang.

Sementara harga sayuran per kilogram antara lain, cabai rawit Rp 55 ribu, cabai merah Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu, kubis Rp 10 ribu, wortel Rp 12, kentang Rp 13 ribu,  tomat Rp 7 ribu, mentimun Rp 7 ribu, selada Rp 20 kilogram, brokoli Rp 20 ribu.

Hal yang sama juga diungkapkan Udin, pedagang sayuran di Pasar Blimbing Gudo. Bahwa harga sayur mayur kian meroket mulai dari cabai hingga sayuran hijau.

“Cabai rawit Rp 55 ribu, cabai merah besar Rp 50 ribu, kubis, wortel, bawang prei, seledri, dan selada semua naik akibat longsor pujon,” pungkasnya.

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait