Baru Selesai Dikerjakan, TPT di Desa Bulurejo Ambrol

Bangunan TPT di Dusun Tanjunganom, Desa Bulurejo, Kec. Diwek, yang ambrol, meski baru selesai dikerjakan. (FOTO: RIEF)
  • Whatsapp

DIWEK, (kabarjombang.com) – Tembok penahan tanah (TPT) di Jalan Raya Cukir – Mojowarno, tepatnya di Dusun Tanjunganom, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, ambrol sekitar 4 sampai 5 meter, Minggu (03/01/2016).

Diduga, ambrolnya TPT yang berada di barat MTs Negeri Diwek ini tidak kuat menahan beban air yang menggenangi area pinggir jalan setelah diguyur hujan deras, hingga menggerus bangunan yang belum lama selesai dikerjakan itu.

Baca Juga

Salah satu warga setempat mengaku, dirinya mengetahui ambrolnya TPT pada Minggu sore. “Saya tidak tahu pasti penyebabnya. Sepertinya tidak mampu menahan beban air, karena dua hari ini hujan deras sekali. Ambrolnya di titik ini saja, sekitar 4 hingga 5 meter. Sementara di sekitarnya mengalami retak-retak,” katanya di lokasi, sambil meminta namanya tidak disebutkan.

Dia juga mengaku tidak mengetahui pelaksana yang mengerjakan proyek pembangunan tersebut. Pasalnya, setelah proyek selesai, papan informasi proyek sudah raib.

Hal senada juga diungkapkan Slamet, salah satu pengguna jalan. Selain karena beban air setelah diguyur hujan, dia juga menduga, ambrolnya TPT tersebut lantaran kualitas pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (spektek). Pasalnya, usia bangunan masih baru, yakni selesai dikerjakan sekitar bulan Desember 2015 lalu.

“Kemungkinan kuat, TPT tersebut dikerjakan asal-asalan, karena usia bangunan masih baru. Kami juga berharap pemerintah mengevaluasi pengerjaan proyek tersebut. Kalau ada spesifikasi pengerjaan yang tidak beres bisa ditindak,” katanya.

Dia menambahkan, selain di titik yang ambrol tersebut, terdapat beberapa titik yang bakal menyusul ambrol, karena telah timbul retakan-retakan, “Tinggal menunggu waktu saja, di titik tersebut bakal menyusul ambrol,” tandas Slamet.

Sementara Kepala PU Bina Marga Kabupaten Jombang, Hari Oetomo, belum bisa dihubungi terkait hal ini. (rief)

INSTAGRAM

Berita Terkait