Banting Harga Ditengah Pandemi, Bisnis Hewan Kurban Tak Lagi Moncer

Salah satu pedagang hewan kurban yang mencoba bertahan ditengah gempuran pandemi covid-19. Foto : Daniel
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Hari raya idul adha tinggal hitungan hari. Namun ada yang berbeda tahun ini. Peringatan peristiwa kurban, berlangsung ditengah pandemi covid-19 yang melanda. Imbasnya, bukan kesehatan saja, wabah juga menghajar sektor ekonomi hingga babak belur. Dampak terbesar dirasakan para pedagang hewan kurban. Mereka kini harus berpikir ekstra keras agar dagangan mereka tetap laku ditengah lesunya minat pembeli hewan kurban.

“Kalau tahun sebelumnya, jauh hari sebelum lebaran tiba, hewan dagangan sudah laku banyak, sekarang lebaran tinggal hitungan hari tapi masih sepi pembeli,” terang Yudit, salah satu penjual hewan kurban, senin (27/7/2020). Keluhan Yudit juga dirasa sejumlah pedagang hewan kurban lain. Tak tanggung-tanggung, omzet penjualan mereka terjun bebas.

Baca Juga

Separuh lebih omzet di hari yang sama pada tahun sebelumnya lenyap. Kendati tetap menjaga kualitas dengan berpedoman pada sertifikat kelayakan hewan kurban yang diperoleh dari dinas peternakan kabupaten Jombang, rupanya masih tak mampu mendongkrak angka penjualan. Satu-satunya jalan hanya memangkas harga jual hewan kurban.

“Ini musim para peternak dan pedagang untuk menjual hewan ternak, kalau dipaksa jual dengan harga normal, yang ada barang dagangan tidak laku, jadi daripada rugi dengan biaya perawatan asal balik modal saja kami lepas,” tambah Iwan pedagang lain yang kami temui terpisah. Beberapa pedagang hewan kurban yang lain juga mengeluhkan hal yang sama. Rata-rata penurunan harga hewan kurban mencapai angka Rp 500 ribu dari harga normal.

Mereka mencontohkan, untuk kambing jawa berukuran sedang, harga yang dipatok sebelum pandemi, berkisar antara Rp 3,3 juta. Namun kini, mereka terpaksa menjual dengan harga Rp 2,8 juta. “Meski sudah kami jual murah, tapi sampai hari ini belum laku juga, padahal kalau situasi normal sudah laku antara 6 sampai dengan 8 ekor,” ungkap Paidi pedagang hewan kurban di sepanjang jalan Hasyim Ashari. (cw-4)

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait