Perkuat Lawan Bullying

SMPN 1 Jogoroto Jombang, Gelar Deklarasi Anti Bullying

Siswa-siwi SMPN 1 Jogoroto usai deklarasi anti bullying. (Istimewa).
  • Whatsapp

JOGOROTO, KabarJombang.com – Berkomitmen untuk melawan kekerasan dan mempromosikan lingkungan belajar yang aman dan ramah. SMPN 1 Jogoroto, Jombang, menggelar acara deklarasi anti bullying yang menginspirasi dan memotivasi siswanya.

Deklarasi anti-bullying yang digelar di lapangan sekolahan setempat pada Rabu (14/6/2023) itu dihadiri semua siswa dan staf pengajar SMPN 1 Jogoroto. Acara ini merupakan inisiatif dari sekolah, yang menyadari pentingnya mengatasi masalah bullying di kalangan pelajar.

Baca Juga

Kepala Sekolah SMPN 1 Jogoroto, Sunarti S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya menekankan perlunya kesadaran kolektif untuk menghentikan bullying di sekolah.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung bagi seluruh siswa. Bullying tidak akan ditoleransi di SMPN 1 Jogoroto,” kata Sunarti.

Apel tersebut menampilkan berbagai presentasi dan ceramah mengenai efek negatif dari bullying serta cara-cara untuk mengatasi dan mencegahnya. Kepala Dinas Pendidikan Jombang, Senen, hadir dalam acara tersebut sebagai pembina apel.

Dalam sambutanya, Senen, M.Si. menyampaikan pentingnya empati, pengertian, dan saling menghormati dalam menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah.

Dalam apel pagi tersebut juga dihadiri Kapolsek Jogoroto, Komandan Koramil Jogoroto, Kepala PPA Jombang, Pengawas pembina,  Komite sekolah, serta perwakilan orang tua siswa (wali murid). Setelah apel pagi dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh Kadisdik, Danwil, Kapolsek, Ketua PPA, dan perwakilan wali murid serta staf sekolah.

Deklarasi anti-bullying di SMPN 1 Jogoroto adalah langkah yang signifikan dalam meingkatkankan kesadaran dan perubahan positif di kalangan siswa, guru, tenaga kependidikan, serta pihak lain yg terlibat  dalam pendidikan.

Dengan melibatkan seluruh komunitas sekolah, SMPN 1 Jogoroto, berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang ramah, aman, dan penuh kebersamaan sebagaimana status sekolah yang dimiliki SMPN 1 Jogoroto sebagai sekolah ramah anak kategori 2, sekolah inklusi, dan sekolah adiwiyata.

Diharapkan inisiatif ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk bergerak mewujudkan layanan pendidikan yang berperikemanusiaan.

Sementara itu, dalam acara deklarasi anti bullying tersebut juga ada penyerahan hadiah kepada siswa SMPN 1 Jogoroto, Imam Wahyudi yang berprestasi sebagai juara 1 kejuaraan atletik tingkat Jawa Timur.

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait