Kepala SMPN 2 Kesamben, Laily Syarifah, S.Ag., saat memberikan arahan kepada siswa-siswi
KabarJombang.com, KESAMBEN – Memasuki kalender tahun ajaran baru 2026/2027, SMP Negeri 2 Kesamben resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 192 siswa baru. Mengusung konsep “MPLS Ramah”, agenda ini dirancang sebagai jembatan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para siswa untuk bertransisi dari jenjang Sekolah Dasar (SD) menuju Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala SMPN 2 Kesamben, Laily Syarifah, S.Ag., menegaskan bahwa orientasi tahun ini berfokus penuh pada pengenalan lingkungan sekolah secara positif. Langkah tersebut sekaligus menjadi pijakan awal dalam memperkuat karakter diri siswa dan melestarikan budaya sekolah yang luhur.
Dalam amanat pembukaannya, Kepala Sekolah memberikan pesan khusus dengan menganalogikan kebersamaan siswa seperti filosofi pohon bambu.
“Jadilah kalian seperti pohon bambu yang selalu tumbuh dalam sebuah rumpun. Bambu tidak pernah tumbuh sendirian. Di dalam tanah, akar-akar mereka saling mengikat kuat agar tidak mudah roboh. Ketika badai angin datang, mereka meliuk bersama, membagi beban agar tidak ada satu pun batang yang patah,”Ujar Laily Syarifah di hadapan para peserta didik baru.
Lebih lanjut, Laily berpesan agar seluruh siswa baru dapat memanfaatkan momentum MPLS ini untuk tiga hal utama. “Pertama, mengenali lingkungan fisik sekolah, pendidik, serta sarana prasarana penunjang belajar tanpa rasa takut atau cemas. Kedua, memperkuat karakter diri dengan mengikis perilaku negatif serta menumbuhkan sikap mandiri, jujur, dan tangguh. Ketiga, menghidupkan budaya sekolah yang saling menghormati, religius, menjaga kebersihan, dan menolak segala bentuk perundungan (bullying),”Lanjutnya.
Melalui filosofi serumpun bambu tersebut, pihak sekolah berharap tidak ada kompetisi yang tidak sehat atau egoisme di antara siswa. “Sebaliknya, nilai utama yang ingin dibangun di SMPN 2 Kesamben adalah semangat kolaborasi, saling mendukung (support), serta saling menjaga antar-sesama teman,”Pungkasnya.
Leave a Comment