RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung yang siap melayani peserta Muktamar ke-33 NU di Tambakberas, Jombang. (Kevin Nizar).
JOMBANG, KabarJombang.com-Dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya datang dari RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung yang turut ambil bagian dalam Posko Ramah Muktamirin di Kecamatan Tembelang.
Dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung menerjunkan mobil ambulans beserta tenaga medis untuk bergabung dalam layanan kesehatan di Posko Ramah Muktamirin yang tersebar di Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
Kehadiran tim medis tersebut menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah dalam membantu memastikan para muktamirin yang datang dari berbagai daerah mendapatkan akses layanan kesehatan selama berada di Jombang.
Sebelum apel pembukaan Posko Ramah Muktamirin dimulai, dukungan layanan kesehatan Muhammadiyah juga ditandai dengan konvoi sembilan mobil ambulans dari rumah sakit Muhammadiyah se-Jawa Timur.
Rombongan ambulans tersebut berangkat dari Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang di Jalan Dokter Sutomo Nomor 15, Jombatan, Kabupaten Jombang, kemudian bergerak menuju lokasi apel pembukaan Posko Ramah Muktamirin di Pasar Ngrawan, Kecamatan Tembelang.
Konvoi tersebut menjadi simbol kesiapan jaringan rumah sakit Muhammadiyah dalam mendukung layanan kesehatan selama rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung.
Direktur RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, dr. Dwi Rizki Wulandari, mengatakan keterlibatan pihaknya dalam Posko Ramah Muktamirin merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi Muhammadiyah untuk ikut menyukseskan agenda besar NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Muktamar ke-35 NU dengan menerjunkan ambulans dan tenaga medis di Posko Ramah Muktamirin.
“Bagi kami, ini bukan hanya soal memberikan layanan kesehatan, tetapi juga bagian dari semangat kebersamaan dan gotong royong untuk menyambut para muktamirin yang datang ke Jombang,” ujar dr. Kiki sapaan akrabnya.
Menurutnya, keberadaan tim medis di posko diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para muktamirin maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
“Para muktamirin akan datang dari berbagai daerah dengan kondisi fisik dan usia yang beragam. Karena itu, kami ingin memastikan ketika ada yang membutuhkan pertolongan atau pemeriksaan kesehatan, bisa mendapatkan penanganan awal dengan cepat dan tepat,” jelasnya.
Pihaknya berharap seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU dapat berjalan lancar, aman, dan sehat.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, panitia, rumah sakit Muhammadiyah lainnya, serta seluruh unsur yang terlibat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan para muktamirin,” katanya.
Ia menegaskan, momentum Muktamar ke-35 NU di Jombang menjadi kesempatan bagi berbagai organisasi dan elemen masyarakat untuk menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang tidak menghalangi kerja sama dalam kepentingan kemanusiaan.
“Ketika berbicara tentang kesehatan dan kemanusiaan, kita semua memiliki tanggung jawab yang sama. Muhammadiyah dan NU memiliki semangat yang sama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami sangat senang bisa mengambil bagian dalam momentum besar ini,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono menyampaikan bahwa Muhammadiyah turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Dukungan tersebut antara lain dilakukan dengan melibatkan rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jawa Timur untuk membantu menjaga kesehatan para muktamirin.
Di Jawa Timur terdapat sejumlah rumah sakit Muhammadiyah yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan selama momentum Muktamar.
Selain layanan kesehatan, Muhammadiyah juga memberikan dukungan konsumsi bagi para muktamirin yang singgah di Posko Ramah Muktamirin. Bantuan tersebut berupa 10.000 porsi bakso dan 7.000 cup mi.
Dengan layanan ambulans dan tenaga medis yang disiagakan di Posko Ramah Muktamirin, diharapkan para peserta Muktamar yang singgah di wilayah Tembelang dapat merasa lebih nyaman selama berada di Kabupaten Jombang.
Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan agenda nasional tersebut berlangsung aman, tertib, lancar, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh muktamirin yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Leave a Comment