Peringati Usia ke 3 Dekade, Perumdam Jombang Perhatikan Ketahanan Alam 

Kegiatan lanjutan konservasi alam oleh Perumdan Tirta Kencana Jombang, Sabtu (14/11/2020). (Foto: Anggraini) .
  • Whatsapp

PLOSO, KabarJombang.com – Peringati Hari Ulang Tahun yang ke tiga dekade. Perumdam Tirta Kencana Jombang, menggelar serangkaian kegiatan bhakti sosial.

Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang, Khoirul Hasyim mengatakan, Sabtu (14/11/2020) adalah acara lanjutan dan hari terakhir serangkaian kegiatan HUT Perumdan (Perusahaan Umum Daerah Air Minum) yang telah berlangsung sejak Jumat, (13/11/2020) kemarin.

Baca Juga

“Hari ini merupakan kegiatan lanjutan dari konservasi kita dalam rangka usia yang sudah 3 dekade. Dan mengajak beberapa pemerintah desa untuk melakukan penanaman pohon di beberapa titik,” ujar Hasyim kepada KabarJombang.com, Sabtu (14/11/2020).

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

Penanaman pohon tersebut bertujuan untuk menjaga dan merawat alam secara bersama-sama agar air itu tetap ada. Karena isu yang harus diperhatikan adalah menurunnya debit air dari permukaan.

Sebelum kegiatan penanaman pohon dilakukan terdapat beberapa rangkaian yang dilewati. Diantaranya tasyakuran dengan tumpengan, penyampaian sambutan Direktur Perumdam, Dewan Pengawas Perumdan, Kepala Desa Jatigedong, serta dilakukan doa bersama. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon dan hiburan.

Khoirul Hasyim menjelaskan, bahwa untuk kegiatan kali ini pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 1600 bibit pohon yang dibagikan kepada para petani di Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso dan dititik-titik yang ada sumurnya.

Dalam pembagian bibit tersebut ia mengaku sudah koordinasi dengan pihak pemerintah desa untuk dibagikan dan ditanam disumber mata air yang ada. Bibit yang diberikannya tersebut diperoleh dari kerjasama antara Perumdan dan Perhutani.

Pihaknya mengaku telah menanam beberapa pohon seperti pohon kemiri, sengon, matoa, durian, beringin, dan trembesi. Kemudian disebar dan tergantung dari desa membutuhkan pohon yang mana.

“Intinya kami sangat memperhatikan keberadaan ketahanan alam. Karena ketika air itu tidak kita rawat yang salah satunya dengan menanam pohon, maka air itu akan habis. Sehingga pohon itu berpengaruh penting terhadap ketersediaannya air,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Hasyim, iklim dan cuaca juga berpengaruh sehingga perlu adanya keterlibatan masyarakat Jombang untuk ikut serta menanam pohon. Hal ini  agar kedepannya nasib anak cucu bisa menikmati air seperti yang saat ini sedang dinikmati bersama.

Kegiatan konservasi alam ini juga telah diselenggarakan ditahun sebelumnya, namun kurang masif. Untuk itu pihaknya kali ini lebih memasifkan kegiatan seperti konservasi alam.

“Kedepan kita juga akan terus bekerjasama dengan komunitas-komunitas pecinta lingkungan baik yang ada di Universitas maupun yang ada di SMA. Sehingga, adik-adik kita yang ada di sekolah itu tahu bahwa menanam itu penting. Karena menjaga air itu ya salah satunya hanya dengan menanam,” kata laki-laki yang berkacamata ini.

Dikatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak-pihak sekolah ataupun Universitas dan saling berkunjung untuk MoU tentang konservasi alam.

Dengan konsen dikonservasi alam ini, Perumdan ingin mengajak masyarakat tidak sekedar menanam pohon tetapi juga memberikan edukasi.

 

 

 

 

Berita Terkait