Mulai Cair, Bupati Mundjidah Launching BLT DD 2021

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab menyerahkan BLT DD secara simbolis kepada KPM. (Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk warga Jombang, mulai dibagikan.

Tahun ini, BLT DD naik sebesar Rp 440 juta. Pada 2020 lalu, total jumlah bantuan yang bersumber dari Dana Desa sebanyak Rp 280 miliar 150 juta. Namun, pada 2021 ini jumlah bantuan itu naik menjadi Rp 280 milar 590 juta.

Baca Juga

Launching BLT DD ini berlangsung di Desa Mayangan,  Kecamatan Jogoroto, dihadiri langsung Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, Kamis (25/2/2021).

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setempat telah menerima bantuan untuk pemulihan ekonomi masyarakat sebagai dampak dari wabah pandemi Covid-19 untuk periode bulan Januari atau tahap awal tahun 2021 ini.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) ini akan disalurkan selama 12 kali setiap bulan hingga bulan Desember 2021 mendatang.

Bupati Mundjidah menyerahkan bantuan senilai Rp 300 ribu secara simbolis kepada beberapa warga.

Bupati Mundjidah menjelaskan, kelompok Keluarga Penerima Manfaat yang menjadi prioritas sasaran bantuan ini tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

Di antaranya mereka yang merupakan warga kurang mampu, tidak termasuk penerima bantuan PKH maupun bantuan-bantuan sosial dari pemerintah lainya.

“Prioritas penggunaan dana desa ini untuk program percepatan SDGS. Pemulihan ekonomi masyarakat sesuai kewenangan desa seperti Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dan padat karya, dan JPS ini salah satunya adalah BLT DD,”ungkapnya, saat berada di Balai Desa Mayangan, Jogoroto.

Selain itu Dana Desa juga akan diprioritaskan untuk program prioritas nasional seperti pengembangan desa digital dan desa wisata.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga meminta agar para Camat dan jajaranya ikut mengawasi dan melakukan evaluasi terkait penyaluran BLT tersebut. Upaya ini sebagai salah satu langkah membina desa agar tidak sampai bermasalah dengan hukum.

“Sesuai Perbup nomor 90 tahun 2020 tentang pengelolaan dan penetapan Dana Desa bagi desa di Kabupaten Jombang. Kami berharap semua pemangku kebijakan bisa memakami teknis pengelolaan Dana Desa ini,” pungkasnya.

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait