Bank Jombang Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan Bersama Para Anak

Foto : KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) saat memberian tausiyah dalam acara Bank Jombang berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Bank Jombang kembali berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan dengan mengadakan acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim di lantai 7 Bank Jombang Tower, Jl. Presiden KH. Abdurrahman Wahid No.153 – 155, Candi Mulyo, Kec. Jombang. Acara berlangsung pada Selasa sore (2/4/2024) dengan dihadiri oleh 50 anak yatim dari Yayasan Yatim Mandiri dan Al Haromain.

Direktur Utama Bank Jombang Dr. Affandi Nugroho SE, MM., dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas pencapaian perusahaan dan wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.

Baca Juga

“Kami berharap, dengan adanya santunan ini dapat membantu meringankan beban mereka dan memberikan kebahagiaan di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Affandi menambahkan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh momen istimewa untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta memperkuat hubungan dengan sesama.

“Mari kita manfaatkan bulan ini untuk meningkatkan dedikasi kepada perusahaan dengan bekerja lebih giat dan memberikan pelayanan terbaik,” ajaknya.

Acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bank Jombang untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama di bulan Ramadhan. Bank Jombang berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar.

Direktur Bisnis Bank Jombang, Adam Joyo Pranoto S.Kom, ME., menambahkan bahwa bulan Ramadhan merupakan momen istimewa untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat hubungan dengan sesama manusia.

“Kami juga ingin meningkatkan dedikasi untuk perusahaan dengan bekerja lebih giat dan memberikan pelayanan terbaik,” kataya.

Ia juga menuturkan bahwa, bulan Ramadhan adalah momen yang tepat untuk meningkatkan kualitas diri dan menyelesaikan berbagai tantangan.

“Migrasi sistem yang sedang kita lakukan penuh dengan tantangan, namun kami yakin dengan kerja keras dan doa, semuanya akan berjalan lancar. Terlebih dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh makna ini,” ungkapnya.

Acara ini dimeriahkan dengan tausiyah menjelang buka puasa oleh KH. Nur Hadi (Mbah Bolong). Mbah Bolong membuka tausiyahnya dengan lantunan sholawat nabi yang diikuti oleh para jamaah. Tak lupa ia juga memberikan sebait pantun spesial untuk Bank Jombang.

Berangkat haji ke kota suci makkah

Jangan lupa pulang membawa kurma

Semoga habis acara buka bersama

Semoga Bank Jombang tambah barokah

Ia kemudian menjelaskan tentang perdagangan yang paling menguntungkan adalah berdagang dengan Allah SWT, yaitu ibadah.

“Ibadah itu seperti berdagang. Kita modalkan harta, tenaga, dan waktu kita untuk mendapatkan keuntungan di akhirat,” kata Mbah Bolong.

Mbah Bolong kemudian menceritakan kisah inspiratif tentang seorang janda bernama Bu Nyai Salamah. Bu Nyai Salamah hidup miskin dan ditinggal suaminya meninggal. Ia kemudian berjualan di pasar untuk menghidupi dirinya.

Suatu hari, Bu Nyai Salamah membeli selembar kain jarik dengan susah payah menabung. Ia sangat senang dengan kainnya dan sering merangkul dan mengelus-elus kainnya.

Saat pergi ke pasar, Bu Nyai Salamah bertemu dengan orang miskin yang menangis karena anaknya yang baru lahir tidak punya selimut. Tanpa berfikir panjang, Bu Nyai Salamah memberikan kain barunya kepada orang tersebut.

Orang yang menerima kain tersebut mendoakan Bu Nyai Salamah agar kelak memiliki anak yang keramat. Doa tersebut terkabul dan Bu Nyai Salamah memiliki anak bernama Abdul Karim yang mendirikan Pondok Pesantren Lirboyo dengan 42 ribu santri.

Mbah Bolong juga menceritakan kisah lain tentang orang sakit parah yang tidak sembuh-sembuh. Kyai kemudian menyarankan orang tersebut untuk mengangkat anak yatim dan membahagiakannya. Orang tersebut mengikuti saran Kyai dan akhirnya sembuh dan hidupnya menjadi lebih baik.

Mbah Bolong menutup tausiyahnya dengan mengingatkan jamaah agar selalu bersedekah dan membantu sesama.

“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta kita, malah akan menambah rezeki kita,” pungkas Mbah Bolong. (Kevin Nizar)

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait