200 Kepsek SD- SMP Ikuti Pelatihan peningkatan kopetensi
JOMBANG, KabarJombang.com – Sebanyak 200 kepala sekolah SD dan SMP di Kabupaten Jombang mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut berlangsung dalam dua gelombang pada 28-30 Juli 2026.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Disdikbud Jombang meningkatkan kompetensi kepala sekolah yang memiliki peran penting dalam mendorong kualitas pembelajaran dan pengelolaan satuan pendidikan.
Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, mengatakan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan. Kepala sekolah, menurutnya, memiliki posisi strategis karena menjadi penggerak utama peningkatan mutu di sekolah.
“Guru harus terus meningkatkan kompetensinya agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan pendidikan dan kebutuhan peserta didik. Harapannya, ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran,” ujar Wor Windari.
Peserta pelatihan merupakan kepala SD dan SMP negeri yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang. Di antaranya dari Kecamatan Jombang, Diwek, Mojoagung, Mojowarno, Ngoro, Ploso, Wonosalam, serta sejumlah kecamatan lainnya.
Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan, peserta dibagi dalam dua gelombang dan beberapa kelas. Pembagian tersebut dilakukan agar proses pembelajaran dan pendampingan selama pelatihan dapat berlangsung secara optimal.
Wor Windari menjelaskan, kompetensi tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Karena itu, Disdikbud Jombang terus memberikan kesempatan kepada guru dan kepala sekolah untuk mengikuti berbagai program pengembangan profesional.
“Pelatihan seperti ini bukan sekadar memenuhi program, tetapi menjadi bekal bagi guru untuk meningkatkan profesionalisme dalam mengajar. Ketika kompetensi guru meningkat, kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik juga akan semakin baik,” katanya.
Ia berharap peserta tidak hanya menerapkan materi pelatihan di sekolah masing-masing, tetapi juga membagikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh kepada guru lainnya.
“Harapannya, ilmu yang didapat tidak berhenti pada peserta saja, tetapi juga dapat ditularkan kepada guru-guru lainnya sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas dan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.
Leave a Comment