Korsleting Stopkontak Diduga Picu Kebakaran Gudang Rongsokan di Jombang

Upaya tim Damkar ketika memadamkan api yang membakar Gudang Rongsokan di Tambakrejo
Upaya tim Damkar ketika memadamkan api yang membakar Gudang Rongsokan di Tambakrejo
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Kebakaran diduga akibat korsleting listrik menghanguskan gudang rongsokan milik Amirudin, 28, di Dusun Tambakberas Timur, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jumat (9/10/2026) pagi. Insiden yang diketahui sekitar pukul 05.30 WIB itu mengakibatkan gudang berukuran 8 x 5 meter beserta isinya terbakar, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 7 juta.

Kasi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan api pertama kali diketahui warga yang melihat kobaran api disertai kepulan asap dari gudang tersebut.

Baca Juga

“Sekitar pukul 05.30 WIB, warga melihat kobaran api dan kepulan asap dari gudang rongsokan. Warga kemudian bergotong royong berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, tetapi api semakin membesar,” jelas Syamsul, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas.

Karena api terus membesar, pemilik gudang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pusat kendali operasi BPBD Jombang sekitar pukul 06.00 WIB. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim pemadam kebakaran dan penyelamatan dari Pos Damkar Jombang.

Petugas berangkat menuju lokasi dua menit setelah laporan diterima dan tiba sekitar pukul 06.10 WIB. Tim kemudian melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas, dilanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

“Setelah menerima laporan, tim langsung diberangkatkan ke lokasi. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan hingga penanganan selesai sekitar pukul 07.30 WIB,” ujar Syamsul.

Berdasarkan hasil investigasi petugas BPBD Jombang, kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada stopkontak. Namun, penyebab tersebut masih sebatas dugaan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lokasi kejadian.

“Dari hasil investigasi, kebakaran diduga berasal dari korsleting pada stopkontak listrik,” ungkap Syamsul.

Akibat kebakaran itu, gudang berukuran 8 x 5 meter beserta seluruh isinya mengalami kerusakan akibat dilalap api. Total kerugian materiil yang dialami pemilik diperkirakan mencapai Rp 7 juta.

Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan satu unit fire pumper truck dan satu unit fire supply truck, lengkap dengan peralatan pendukung pemadaman dan penyelamatan.

Penanganan kebakaran juga melibatkan Pusdalops BPBD Jombang, Koramil Jombang Kota, Banser, perangkat desa, serta warga setempat. Setelah api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan selesai, penanganan dinyatakan tuntas sekitar pukul 07.30 WIB.

Berita Terkait