JOMBANG,KabarJombang.com- Sebanyak 100 karya lukis akan dipamerkan menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang.
Salah satu karya utama yang akan ditampilkan adalah lukisan kolosal “25 Kiai Muassis NU” karya seniman J Hasanto yang mengabadikan 25 tokoh pendiri NU dalam satu kanvas.
Pameran seni rupa tersebut dijadwalkan dibuka pada 20 Agustus 2026, atau sepekan sebelum rangkaian Muktamar ke-35 NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026.
Pameran digelar di halaman depan kediaman Bupati Jombang periode 2018-2023, Mundjidah Wahab, di seberang Pondok Pesantren Al Wahabiyyah 1 dan Al Lathifiyyah 2 Tambakberas.
Lukisan bertajuk “25 Kiai Muassis NU” dibuat menggunakan teknik cat minyak di atas kanvas berukuran 250 x 120 sentimeter. Bersama bingkainya, karya tersebut memiliki dimensi 277 x 147 sentimeter.
Sebanyak 25 tokoh yang diabadikan, terdapat tiga kiai pendiri NU asal Jombang, yakni KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri.
Lukisan tersebut turut menampilkan KH As’ad Syamsul Arifin serta sejumlah kiai lainnya yang memiliki peran dalam perjalanan NU.
J Hasanto mengatakan, karya tersebut tidak hanya mengedepankan unsur artistik, tetapi juga membawa misi mengenalkan sejarah NU kepada masyarakat, terutama generasi muda.
“Kami berharap banyak warga NU bisa melihat lukisan tersebut untuk mengenal para kiai pendiri NU yang ternyata jumlahnya banyak,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Selain lukisan para muassis, pameran akan menampilkan sekitar 100 karya dengan tema beragam. Mulai dari keislaman, ke NU an, kaligrafi, hingga potret sejumlah tokoh nasional seperti menteri dan presiden.
Pameran tersebut merupakan kolaborasi J Hasanto dengan dua perupa lainnya, yakni Kholison Syafi’i dari Semarang dan Riyanto dari Demak.
J Hasanto mengapresiasi keluarga besar pengasuh Ribath Al Lathifiyah 2 dan Al Wahabiyah 1 Bahrul Ulum yang telah menyediakan lokasi pameran.
“Saya bersama teman-teman menyampaikan rasa terima kasih kepada beliau karena sudah mengapresiasi niat kami dengan menyediakan tempat,” ucapnya.
Selain dipamerkan, 10 karya terbaik J Hasanto juga akan dilelang secara daring. Salah satunya lukisan “25 Kiai Muassis NU”, termasuk dua karya kaligrafi berbahan kain perca.
J Hasanto dikenal sebagai perupa yang banyak mengangkat sejarah ulama Nusantara melalui karya lukis. Ia merupakan pelukis pertama figur KH Hasan Gipo dan dipercaya keluarga atau dzuriyah untuk melukis Syaikhona Kholil Bangkalan.









