oleh

3 Pekan Tinggalkan Rumah, Pria Ini Ditemukan Tinggal Kerangka Tergantung di Pohon

KABARJOMBANG.COM – Keheningan warga Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, mendadak pecah. Ini terjadi lantaran adanya kabar penemuan sosok mayat yang sudah menjadi kerangka, Minggu (2/6/2019).

Lebih mengejutkan lagi, mayat tersebut dalam kondisi tergantung dengan seutas tali tampar di pohon jaranan, di area persawahan Dusun Mancar Timur, Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, berjarak sekitar 500 meter dari pemukiman warga.

Kapolsek Peterongan, AKP Sugianto mengatakan, sosok mayat yang tergantung dengan tinggi sekitar 8 meter ini, kali pertama ditemukan warga desa setempat yang sedang berburu burung. Saat itu, saksi terperanjat kaget saat melihat ada yang tergantung di dahan pohon jaranan tersebut.

Lebih kaget lagi, saat dia mendekat dan memastikan penemuannya itu. Ia juga menemukan adanya potongan kaki bagian kanan yang sudah menjadi kerangka, berada di bawahnya. Sontak saja, ia pun memberitahukan temuannya itu ke warga sekitar, dan diteruskan ke pihak berwajib.

“Awalnya, saksi melihat ada yang aneh, tergantung di pohon jaran di area lokasi penemuan mayat. Kemudian, saksi mendekat dan ditemukan ada potongan kaki sebelah kanan yang sudah menjadi kerangka, di bawahnya,” kata Kapolsek, Senin (2/6/2019) pagi.

Petugas yang datang, segera menurunkan sosok mayat laki-laki itu dari pohon. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan sementara, serta mengevakuasinya ke RSUD Jombang untuk identifikasi dan autopsi.

Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui meninggal dalam posisi tergantung di pohon itu, sudah cukup lama. Mengingat, kondisi mayat sudah membusuk, bahkan sudah menjadi kerangka.

Dari informasi yang masuk, dan dikonfirmasi dan diverifikasi kepada keluarganya, sosok mayat tersebut bernama Joko Purnomo (34), warga Dusun Rejosari, Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

“Dari informasi yang masuk, korban diketahui meninggalkan rumah sekitar 3 (tiga) minggu yang lalu. Korban diketahui mengalami gangguan jiwa sejak lima tahun terakhir, dan hidup sebatang kara,” ungkap AKP Sugianto.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa, celana 3/4 warna biru, dan kaos lengan pendek warna hitam yang melekat pada tubuh korban. Juga seutas tali tampar, dan sepasang sandal japit warna biru. (nas/kj)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya