Wahana Kolam Renang Pelangi Paritan Diwek, Murah Meriah

Suasana pengunjung kolam renang pelangi Dusun Paritan, Desa Keras, Kecamatan Diwek. (Foto : Daniel)
  • Whatsapp

DIWEK, KabarJombang.com –  Setelah sempat vacum selama enam bulan akibat pandemi corona. Wahana kolam renang pelangi di Dusun Paritan, Desa Keras, Kecamatan Diwek, Jombang, kini kembali bergeliat.

Kolam renang yang dikelola keluarga Mahmud dan Susilah berhasil menarik perhatian warga lantaran tiket masuk yang ditawarkan murah meriah.

Baca Juga

Dikatakan Susilah, harga tiket masuk yang ditawarkan yakni Rp 5.000, dengan fasilitas 3 kolam renang, yakni kolam renang anak-anak, remaja, hingga dewasa.

“Disini menawarkan tiga kolam renang, kolam renang dewasa kedalamannya 1,5 meter, untuk remaja 1 meter. Sedangkan anak anak sekitar 70 cm kedalamannya,”beber pemilik kolam renang.

Susilah juga menyebut bahwa baru dua pekan membuka wahana air ini, padahal dibangun sejak awal tahun 2020. Namun adanya pandemi membuatnya menutup sementara.

“Kita beroperasi setiap hari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Memang paling ramai itu hari Minggu. Namun setiap hari ya juga ada pengunjung lantaran anak-anak kan pembelajaran daring,” lanjutnya.

Pantuan KabarJombang.com di lokasi, terlihat ratusan pengunjung memadati wahana air ini, mulai orang tua baik laki laki maupun perempuan sampai anak-anak.

Fasilitas yang ditawarkan di wahana air kolam renang pelangi ini antara lain tempat parkir luas, foodcourt, kamar mandi dan ruang ganti.

Selain itu, terdapat fasilitas lainya di kolam renang seperti, perosotan, ember raksasa yang sewaktu waktu bisa mengguyur perenang, jembatan panjang di tengah kolam renang, dan masih banyak lagi.

Seorang pengunjung Sri (43) dari Pundong, Diwek mengatakan,  datang ke wahana air kolam renang pelangi bersama keluarga besarnya. Dipilihnya wahana air ini lantaran biaya masuknya lebih murah, lebih luas, dan lebih bersih tempatnya.

“Saya kesini tadi sama keluarga jam 09.00 nanti pulangnya nunggu anak-anak sampek capek. Terus tempatnya dekat dan nyaman sih menurutku. Intinya ramah di kantong tiket masuknya,” ungkap ibu paruh baya yang sedang menunggui anaknya berenang.

Sementara Yono warga asli Gresik yang kebetulan berada di rumah sang istri asal Kayangan, Diwek, mengatakan, baru ke tempat wisata ini karena tempatnya dekat dan wisata ini masih baru. Dikatakannya tempat ini sangat ramai sehingga harus ada pengawasan ekstra terhadap anaknya.

Yono berharap supaya ditambahkannya lokasi untuk pengawasan orang tua. Karena dirasa saat ini masih kurang.

“Semoga saja kedepannya tempat duduk untuk pengawasan orang tua ditambah. Selain itu juga ada pengawasan dari pemilik wahana ini di berbagai titik. Mengingat kolam renang kan licin apalagi seramai ini,” tandasnya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait