Tuntut Tangkap Terduga Pencabulan Bocah TK, Warga Datangi Mapolsek Diwek

Warga saat berada di Mapolsek Diwek. (Foto: Tari).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sejumlah warga dari salah satu Desa di Kecamatan Diwek, Jombang, mendatangi Mapolsek Diwek, Selasa (8/9/2020).

Mereka meminta Polisi segera mengusut dan menangkap DF (16) remaja yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap bocah TK (Taman-Anak) berinisial SV (6), tetangganya sendiri.

Baca Juga

Salah satu warga yang juga kerabat korban, Slamet, mengatakan, kasus dugaan pencabulan ini bermula saat salah satu tetangga korban memergoki ulah DF tengah bersama SV dikebun belakang rumah korban,  sekitar dua hari lalu.

Kecurigaan Slamet semakin besar setelah tetangganya itu menceritakan sempat melihat SV duduk diatas pangkuan DF tanpa memakai celanan dalam.

Bahkan, menurut informasi, kejadian ini tidak hanya sekali. Namun tetangga korban tersebut sudah melihat hal serupa yang dilakukan DF sebanyak tiga kali.

DF diduga nekat mencabuli korban diwaktu siang hari. Saat itu, SV sedang sendirian di rumah lantaran kedua orang tuanya pergi bekerja.

“Kami minta pelaku diusut dan ditangkap, karena ini korbannya masih anak dibawah umur. Jadi saat itu ada yang melihat korban dipangku pelaku, setelah ditegur ternyata korban ini berjalan dan mengambil celana dalamnya,lalu dipakai, itulah kenapa kami akhirnya melaporkan ke Polisi,”terang Slamet.

Slamet juga mengatakan, sebelum terungkap, korban selama ini kerap mengeluhkan rasa sakit di bagian alat vitalnya kepada orang tuanya. Hanya saja, kedua orang tuanya tak menyangka bahwa korban diduga menjadi korban mencabulan DF. Remaja yang masih duduk dibangku kelas sepuluh Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Jombang ini.

Namun, saat ditanya, dengan polos korban pun menceritakan tindakan tak senonoh yang diduga dilalukan SV kepada dirinya.

“Saya sempat emosi, sebab sebelummya korban ini memamg mengeluh kemaluannya sakit kepada ibunya,bahkan berdarah,” ungkapnya.

Dikatakan Slamet, sejauh ini kasus tersebut sudah dilakukan mediasi di tingkat desa. Bahkan, juga sudah dilaporkan kepada Polisi. Sejumlah saksi dan keluarga korban juga sudah diminta keterangan Polisi.

“Kami sudah buat laporan, korban sudah divisum, masih menunggu hasilnya,”tambahnya.

Namun demikian, hingga saat ini Polisi masih enggan memberikan keterangan terkait kasus dugaan pencabulan ini. Berdasarkan pantauan, sejumlah saksi dan keluarga korban masih dimintai keterangan petugas.

 

 

 

INSTAGRAM

[iscwp-slider username="kabarjombangdotcom" dots="false" limit="5" popup="true" popup_gallery="false" show_likes_count="false" instagram_link_text="Ikuti Instagram"]

Berita Terkait