Suasana warung kopi pinggir sawah di Desa Pulorejo, Tembelang, Jombang. (Kevin Nizar).
TEMBELANG, KabarJombang.com-Menikmati secangkir kopi hangat di pagi hari dengan latar hamparan sawah hijau dan aliran sungai (kali) kini menjadi salah satu tren melepas penat yang digemari warga.
Inilah sebuah warung kopi sederhana di Dusun Karangasem, Desa Pulorejo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
Meski berada persis di pinggir area persawahan, warung ini sama sekali tidak terasa panas. Suasananya justru sangat sejuk, asri, dan rindang.
Hal ini berkat keberadaan sebuah pohon besar menyerupai beringin yang berdiri di tengah area warung, efektif menghalau teriknya sinar matahari.
Untuk menambah kenyamanan pengunjung, tersedia pula beberapa gazebo atau pondokan sederhana yang pas untuk bercengkrama bersama teman-teman atau menikmati tradisi ngopi pagi (kopag).
Daya tarik panorama alam yang asri membuat warung ini tidak pernah sepi pengunjung. Suwarni, pemilik warung, mengungkapkan bahwa antusiasme pembeli, terutama saat akhir pekan, sangat tinggi.
”Kalau hari libur Sabtu dan Minggu, bahkan sejak habis Subuh itu saya belum ke sini, pembeli sudah ada yang ke sini duluan,” ujar Suwarni Senin (20/7/2026).
Keunikan ngopi di tepi sawah dengan nuansa alam yang sejuk turut mendatangkan kesan mendalam bagi para pelanggannya, salah satunya dari kalangan anak muda.
”Tempatnya bener-bener adem dan beda dari warung kopi biasa. Ngopi di bawah pohon rindang pas di pinggir sawah sambil lihat pemandangan kali bikin pikiran langsung fresh lagi. Harganya juga ramah banget di kantong mahasiswa,” tutur Andi (23), salah satu pelanggan setia.
Selain suasananya yang juara, warung ini juga memanjakan lidah pengunjung dengan menu spesial es badeg (fermentasi ketan hitam) dan berbagai pilihan menu tradisional lainnya yang ramah di kantong, mulai dari Rp3.000 serta aneka gorengan Rp1.000-an.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 05.00 pagi hingga pukul 01.00 dini hari.
Leave a Comment