Tiga Bayi di Jombang, Lahir di Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI

Direktur RSUD Jombang, dr Puji Umbaran, saat menunjukkan salah satu bayi yang lahir jelang detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Tiga bayi di Kabupaten Jombang, terlahir di detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. Ketiga bayi tersebut, lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang pada Kamis (17/8/2017).

Seperti bayi pasangan Supri (35) dengan Suti (32) warga Dusun Geneng, Desa Jasem, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Bayi mereka lahir sekitar pukul 09. 35 WIB dengan memiliki berat 2,7 Kilogram dan panjang 48 sentimeter.

Meski dengan bersusah payah, Suti akhirnya bisa melahirkan anaknya dengan persalinan secara normal. Sebab sebelumnya, ia merasakan sakit di perut yang sudah mengandung selama 9 bulan ini.

“Anak kami lahir pada hari ini beberapa menit sebelum pembacaan proklamasi. Alhamdulillah, persalinan berjalan dengan lancar,” ujar Suti saat ditemui KabarJombang.com di ruang Anggrek RSUD Jombang.

Rencananya, anak yang dilahirkan pasangan tersebut, akan diberikan nama Ardila Tri Agustinus. Dimana, memiliki arti, Tri merupakaan anak ketiga dan Agustinus menandakan bahwa anaknya lahir pada bulan Agustus. “Nama itu kita berikan, sebab anak saya lahir di bulan Agustus. Dan dia merupakan anak ketiga kami,” bebernya.

Sementara itu, Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran mengatakan, bahwa di tanggal 17 Agustus 2017, ada 3 bayi yang dilahirkan di RSUD Jombang. Kedua bayi tersebut dilahirkan dengan persalinan norman. Namun, satu bayi lagi dilahirkan dengan proses persalinan cesar.

“Untuk hari ini, ada tiga bayi yang dilahirkan pada 17 Agustus. Ketiga bayi tersebut, saat ini sedang dalam perawatan intensif karena masih dalam pengawasan penuh kami,” terangnya.

Meski begitu, dirinya menyatakan bahwa ketiga bayi tersebut dilahirkan dengan kondisi kesehatan yang normal tanpa adanya sedikitpun gangguan yang dialami para bayi.

“Semua dalam kondisi sehat. Namun masih dalam perawatan intensif di dalam incubator. Karena mereka lahir pada Hari Kemedekaan Republik Indonesia, maka mereka kita berikan hadiah sebagai bentuk kebahagian atas kelahiran bayi yang lahir pada hari spesial ini,” pungkas pria yang juga menjadi Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang ini. (aan/kj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here