Tenggelam Selama 6 Jam, Pencari Kangkung Ditemukan Tak Bernyawa

Jenazah korban saat ditemukan dan dievakuasi oleh Tim Sar dibantu warga setempat. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Warga Desa Kedungurip, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, mendadak digegerkan dengan tenggelamnya Juremi (63) warga setempat, Sabtu (15/7/2017) pagi. Kejadian ini, sontak membuat ratusan warga setempat beramai-ramai melihat lokasi kejadian yang berada di Sungai Brantas di sekitar desa setempat.

Eko Junaidi (45) warga sekitar mengatakan, saat itu sekitar pukul 08.15 WIB korban mencari tanaman sayur kangkung di sekitar sungai dengan menggunakan perahu kecil berukuran 1/2 x 5 meter. Setibanya di lokasi kejadian, korban turun dari perahu dan bermaksud mengambil kangkung di pinggiran sungai.

Tak lama kemudian, perahu yang ditumpangi korban terbawa arus sungai menuju ke tengah. Sehingga, korban mencoba mengambil perahunya dengan cara menceburkan diri dan berenang menuju perahu.

Nah, saat itulah korban diketahui tenggelam ke dalam sungai. Diduga, korban tenggelam akibat kelelehan bekerja. Sebab, dari penuturan warga sekitar, korban merupakan ahli dalam berenang.

“Kemungkinan dia kelelahan saat itu. Sehingga tidak bisa mengendalikan dirinya di dalam air.. Sebab, sehari-hari korban yang berprofesi sebagai pencari kangkung ini jago berenang,” terang saksi yang juga kerabat korban.

Tenggelamnya korban, membuat Tim Sar mencoba mencari dengan menggunakan perahu karet. Setelah melakukan pencarian selama 6 jam, tubuh korban akhirnya bisa ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.

“Korban sudah kita temukan 5 meter dari lokasi tenggelam sekitar pukul 14.15 WIB. Kini, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” ujar AKP Sutikno, Kapolsek Megaluh. (aan/kj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here