Target Emas, Delapan Atlet Muaythai Jombang Disiapkan Kejurprov Jatim 2020

Atlet Muaythai Jombang yang disiapkan mengikuti Kejurprov Jatim 2020, saat mengikuti latihan.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Salah satu cabang olahraga (Cabor) yang disiapkan Kabupaten Jombang dalam Kejuaraan Provinsi (KejurProv) Jawa Timur di Kabupaten Madiun, pada April 2020 mendatang, adalah Muaythai (Tinju Thai).

Ada 8 atlet yang sudah diproyeksikan untuk berjuang mengharumkan nama Jombang di kejuaraan olahraga bergengsi se-Jawa Timur tersebut.

Baca Juga

Pelatih Cabor Muaythai Jombang, Indah Fitria Ardiana mengatakan, pemilihan delapan atlet Muaythai Kota Santri yang akan dibawa untuk mengikuti Kejurprov Jatim tersebut, sudah melewati seleksi cukup ketat.

Setelah terpilih, mereka mempersiapkan diri dengan mengikuti beragam latihan untuk mengasah kemampuannya. Selama latihan, lanjut Indah Fitria, kedelapan atlet akan terus dipantau, baik selama latihan rutin, hingga masuk dalam pemusatan latihan tingkat kabupaten. Hal itu untuk memastikan performa mereka tidak menurun.

“Kami sudah mempersiapkan delapan atlet Muaythai untuk Kejurprov Jatim bulan April mendatang. Saat ini, para atlet menempuh latihan yang kami tentukan. Persiapan atlet sudah mencapai sekitar 70 persen,” ungkap Indah Fitria, Jumat (21/2/2020).

Untuk target, Indah Fitria mematok cabor muaythai bisa menyabet medali emas untuk kontingen Kabupaten Jombang pada Kejurprov ini. “Kami akan bekerja maksimal agar taget meraih medali emas bisa tercapai. Ya semoga saja, bisa menyabet medali emas melebihi target,” ungkapnya.

Sementara Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jombang, Tito Kadar Isman berharap, para atlet tetap semangat mengikuti setiap tahapan latihan. Sehingga harapan bisa meraih hasil maksimal bisa membuahkan hasil. Selain itu, lanjut Tito, prestasi yang diraih abakal menambah pengalaman serta jam terbang para atlet.

“Untuk KONI Jombang., ada fasilitas kebugaran, sehingga kita bisa latihan power dan beban untuk peningkatan daya ledak otot,” kata Tito.

Di singgung soal pendanaan, Tito menyebut pendanaan sementara masih dana talangan, karena dana untuk KONI sendiri masih belum cair dari pemerintah.

“Tapi kami ingin para atlet tidak memikirkan hal itu, agar tidak terganggu dalam kejuaraan nanti. Para atlet akan kita jaga agar tetap bersemangat latihan menghadapi Kejurprov mendatang,” tandas Tito Kadar Isman.

INSTAGRAM

Berita Terkait