Surat Rahasia DPP PDIP tentang Rekrutmen Koordinator PKH, Ini Respon PDIP Jombang

Bahana Bela Binanda saat ditemui di kantor DPC PDIP Kabupaten Jombang. (Foto: Diana Kusuma Negara)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- DPC PDIP Jombang melalui Wakil Ketua Bidang Organisasi Bahan Bela Binanda memberikan tanggapan atas beredarnya surat rahasia berisi instruksi DPP PDIP terkait rekrutmen koordinator PKH (Program Keluarga Harapan) di kabupaten/kota.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC PDIP Jombang Bahana Bela Binanda mengatakan tidak ada yang aneh dengan surat tersebut, karena surat itu berisi informasi terbuka.

Baca Juga

“Itu surat terbuka, infonya juga terbuka. Jadi siapa saja berhak tahu mengenai informasi tentang lowongan tersebut,” tegasnya kepada kabarjombang.com, Selasa (4/8/2020).

Bela mengatakan sudah menjadi tugas pengurus partai yang di daerah untuk menyampaikan informasi apapun dari pusat kepada daerah.

“Itu surat dari pusat memberitahukan akan ada lowongan koordinator PKH kabupaten/kota. Nah, terkadang yang di daerah belum semuanya menerima info mengenai itu, makanya terbit surat itu yang akan diteruskan pada kader-kader di daerah,” jelasnya.

Mantan Ketua DPRD Jombang itu menambahkan, terkait fungsi partai di daerah selalu mendampingi dan berusaha meneruskan kepada masyarakat yang berada di daerah. Terlebih sekarang memasuki era digital, semua hal dan sesuatunya serba online.

Terkait sifat surat yang ‘rahasia’, Bela mengatakan memang segala surat menyurat yang sifatnya internal partai bersifat ‘rahasia’.

“Memang sifatnya seperti itu, surat keluar masuk yang ada di internal partai sifatnya rahasia,” ucapnya. Namun menurutnya tidak ada yang ditutupi dalam surat tersebut.

Diungkapkannya, surat semacam ini sama dengan surat-surat lain yang harus diteruskan kepada masyarakat yang berada di daerah.

Disebutkannya, informasi mengenai lowongan sebelumnya dari pusat yang juga diturunkan sampai ke daerah yaitu rekrutmen pendamping desa.

“Itu kan Kemensos yang menyelenggarakan, jadi segala sesuatunya Kemensos yang mengambil alih. Mulai dari pendaftaran dan sebagainya. Prosesnya itu juga online, jadi tidak ada campur tangan dari partai,” pungkas mantan aktivis GMNI Malang ini.

INSTAGRAM

[iscwp-slider username="kabarjombangdotcom" dots="false" limit="5" popup="true" popup_gallery="false" show_likes_count="false" instagram_link_text="Ikuti Instagram"]

Berita Terkait