Foto : Doa bersama dan santunan anak yatim menyambut bulan suci Ramadan 1447 H yang digelar oleh Paguyuban Pujasera Gus Dur Merdeka Stadion Jombang. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Paguyuban Pujasera Gus Dur Merdeka Stadion Jombang menggelar doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Rabu (12/2/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di halaman utara Stadion Merdeka Jombang, tepatnya di kompleks pujasera Jalan Gus Dur depan Bank Jombang Tower, tetap berjalan khidmat meski diguyur hujan.
Acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan paguyuban sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud rasa syukur menjelang Ramadhan. Tahun ini menjadi pelaksanaan kedua sejak program tersebut digelar.
Kepala Bidang Keagamaan Paguyuban Pujasera Gus Dur Merdeka Stadion Jombang, Iksan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan bertajuk “Marhaban Ya Ramadan” yang difokuskan pada berbagi kasih kepada anak-anak yatim di sekitar wilayah stadion merdeka.
“Ini kegiatan rutin tahunan dalam rangka menyambut bulan Ramadan dan berbagi kasih terhadap anak-anak yatim. Tahun ini adalah tahun kedua, dan ada peningkatan dibanding tahun lalu,” ujar Iksan.
Jika pada tahun sebelumnya santunan diberikan kepada 50 anak yatim, tahun ini jumlah penerima meningkat menjadi 70 anak. Paguyuban pun berkomitmen untuk terus menambah jumlah penerima manfaat pada tahun-tahun mendatang.
“Tahun kemarin 50 anak, sekarang mencapai 70 anak yatim. Insyaallah tahun depan akan kita tingkatkan lagi,” tambahnya.
Meski hujan turun saat acara berlangsung, antusiasme peserta dan anggota paguyuban tetap tinggi. Kegiatan doa bersama dan pemberian santunan berlangsung penuh kekhidmatan dan makna.
Iksan menjelaskan, seluruh dana santunan berasal dari swadaya anggota paguyuban. Setiap hari, para pedagang secara mandiri mengisi kotak donasi yang kemudian dikumpulkan untuk program santunan.
“Kami dari dulu memang independen. Penggalian dana dari anggota kami sendiri. Setiap hari kami bawa kotak untuk santunan, diisi tiap hari,” jelasnya.
Dari hasil pengumpulan dana harian tersebut, terkumpul sekitar Rp12 juta yang digunakan untuk kegiatan santunan tahun ini.
Ke depan, paguyuban berencana memperluas sasaran penerima manfaat, tidak hanya anak yatim, tetapi juga fakir miskin, lansia, serta janda kurang mampu. Selain itu, program pembagian takjil saat Ramadan juga telah masuk dalam agenda kegiatan.
“Harapan kami ke depan bisa menjangkau lebih banyak lagi. Bukan hanya anak yatim, tapi juga fakir miskin, lansia, dan janda. Termasuk pembagian takjil sudah kita programkan,” ungkap Iksan.
Paguyuban Pujasera Gus Dur Merdeka Stadion Jombang saat ini menaungi sekitar 40 pedagang pengguna stan dan lima petugas parkir. Selain kegiatan sosial tahunan, paguyuban juga rutin menggelar kegiatan keagamaan setiap Kamis Kliwon atau malam Jumat Legi.
Pada hari tersebut, seluruh pedagang sepakat untuk libur berjualan dan mengisi waktu dengan kegiatan arisan, doa tahlil yang berpindah dari rumah ke rumah anggota, serta doa bersama di area stadion pada malam harinya.
“Setiap Kamis Kliwon atau malam Jumat Legi kami memang libur. Itu sudah menjadi kesepakatan sejak paguyuban ini berdiri. Pagi arisan dan kirim doa di rumah anggota, malamnya berkumpul di stadion untuk doa bersama dan baca tahlil,” pungkasnya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, paguyuban bertekad tidak hanya menjadi wadah ekonomi bagi para pedagang, tetapi juga mengambil peran dalam memberikan kemanfaatan dan solusi bagi masyarakat sekitar.
Leave a Comment