Sosial Budaya

Grand Final Guk & Yuk Cilik Jombang 2026, Tanamkan Cinta Budaya dan Potensi Wisata Sejak Dini

JOMBANG, KabarJombang.com – Pendopo Kabupaten Jombang dipenuhi semangat dan energi positif pada Sabtu (7/2/2026) pagi, saat Grand Final Pemilihan Guk & Yuk Cilik Jombang 2026 digelar. Ajang tahunan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembinaan bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kecintaan terhadap budaya lokal, serta peran sebagai duta kecil daerah.

Acara dibuka dengan penampilan memukau Tari Remo Boletan yang dibawakan oleh Guk Cilik Berbakat 2025, menghadirkan nuansa magis sekaligus mempertegas kekayaan seni budaya Jombang sejak awal kegiatan.

Mewakili Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin hadir dan memberikan motivasi kepada para finalis serta orang tua. Ia menekankan bahwa esensi utama dari ajang ini bukan terletak pada gelar juara, melainkan keberanian, mentalitas, dan kepercayaan diri anak-anak untuk tampil dan mengekspresikan potensi mereka.

“Adik-adik tidak perlu takut. Yang terpenting adalah berani tampil, percaya diri, dan menunjukkan bakat serta kecintaan pada Jombang. Menang atau kalah bukan hal utama,” ujar Gus Salmanudin di hadapan para finalis.

Ia juga menyoroti besarnya potensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Jombang. Menurutnya, Guk & Yuk Cilik diharapkan mampu menjadi duta-duta kecil yang memperkenalkan kekayaan daerah secara berkelanjutan, sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap tanah kelahiran sejak usia dini.

Kepada para pemenang, Wakil Bupati Jombang berpesan agar peran yang diemban dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keceriaan. Ia mendorong para finalis untuk menjadi inspirasi bagi teman sebaya serta bijak memanfaatkan media sosial sebagai sarana positif dan kreatif.

“Jadilah generasi yang cerdas, berbudaya, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan santun dalam bermedia sosial,” pesannya.

Selain itu, Wakil Bupati Jombang juga meminta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang serta Paguyuban Guk & Yuk Jombang agar pembinaan tidak berhenti setelah grand final. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki anak-anak perlu terus diasah agar menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pemilihan Guk & Yuk Cilik Jombang, Diniyatul Fahimah, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan agenda tahunan Disporapar yang terbagi dalam dua kategori, yakni Guk & Yuk Dewasa dan Guk & Yuk Cilik.

“Untuk tahun ini yang dilaksanakan adalah Grand Final Guk & Yuk Cilik 2026. Sebelumnya juga telah digelar pemilihan tahun 2025,” jelasnya.

Ia menyebutkan, peserta Guk & Yuk Cilik berasal dari kalangan pelajar mulai kelas 4 hingga 6 SD serta kelas 7 dan 8 SMP. Dari sekitar 100 peserta yang mendaftar, panitia menyeleksi hingga tersisa 15 finalis terbaik yang tampil di babak grand final.

“Sementara itu, untuk kategori Guk Yuk Dewasa, batas usia maksimal peserta ditetapkan hingga 23 tahun,” terangnya.

Dalam ajang Guk & Yuk Cilik 2026, panitia menetapkan 11 kategori pemenang. Selain kategori utama seperti Guk & Yuk Cilik, Wakil I, Wakil II, serta Harapan I hingga III, juga terdapat kategori atribut meliputi public speaking, catwalk, fotogenik, dan media sosial.

Diniyatul menambahkan, tidak ada persyaratan keahlian khusus bagi peserta. Justru melalui ajang ini, para finalis akan dibekali berbagai pelatihan, seperti public speaking, grooming, dan pengembangan kepribadian lainnya.

“Tujuan utama Guk & Yuk adalah mendukung promosi potensi wisata Kabupaten Jombang, khususnya melalui media sosial,” pungkasnya.

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar