Sosial Budaya

Dinsos Jombang Klarifikasi Soal Arifin: Semua Bantuan Pemerintah Atas Namanya Masih Aktif

JOMBANG, KabarJombang.com — Dinas Sosial Kabupaten Jombang memberikan penjelasan resmi terkait Mohamad Arifin, warga Dusun Gilang, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, yang disebut hidup tanpa perhatian pemerintah dan tidak pernah menerima bantuan sosial.

Dalam klarifikasinya, Dinsos menegaskan bahwa informasi tersebut kurang tepat, karena Arifin dan keluarganya tercatat sebagai penerima aktif sejumlah program perlindungan sosial.

Penegasan itu diberikan setelah Tim URC Dinsos bersama Pemerintah Desa Mojokrapak dan Pemerintah Desa Menganto melakukan asesmen langsung pada Kamis (27/11/2025).

Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa Arifin memiliki identitas kependudukan Mojokrapak dan sebelumnya dirawat oleh ibunya, Sjamsiyah, hingga sang ibu meninggal pada April 2025. Seusai kejadian itu, Arifin tinggal seorang diri sebelum akhirnya dirawat oleh kakaknya di Menganto Mojowarno sejak September 2025.

Secara administrasi, keluarga almarhumah Sjamsiyah—yang menjadi KK Arifin—terdaftar dalam DTSEN Desil 2, serta merupakan penerima Program Sembako, BLTS Kesra, PBI-N, dan beberapa program bantuan sosial lainnya. Namun pihak keluarga yang merawat Arifin tidak mengetahui bahwa bantuan tersebut masih aktif, sehingga muncul anggapan bahwa Arifin tidak pernah menerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan penanganan dan koordinasi terkait laporan tersebut.

“Bantuan atas nama keluarga Arifin sebenarnya tetap berjalan. Kesalahpahaman muncul karena keluarga yang merawat belum mengetahui status bantuan tersebut. Kami sudah melakukan tindak lanjut agar seluruh hak bantuan bisa kembali diakses,” jelas Agung.

Dinsos juga melakukan koordinasi dengan Pemdes Mojokrapak dan Pos Kecamatan Tembelang untuk memastikan penyaluran BLTS Kesra kembali tepat sasaran. Selain itu, dilakukan penelusuran terkait Kartu Sembako serta fasilitas bantuan lain yang masih aktif atas nama keluarga Arifin.

Agung menambahkan, pihak desa dan keluarga telah diberi penjelasan mengenai mekanisme pencairan serta tata cara memanfaatkan bantuan sosial yang tersedia.

“Kami pastikan tidak ada warga miskin di Jombang yang kami biarkan tanpa perhatian. Setiap laporan langsung kami verifikasi. Kami mengimbau warga agar melakukan konfirmasi ke pemerintah desa atau ke Dinsos jika menemui kondisi serupa,” ujarnya.

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar