Situs Gunung Kuncung, Cikal Bakal Wonosalam Jombang dan Petilasan Presiden Soekarno

Area situs Gunung Kuncung, Desa/ Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang (foto: Jombang Bukan Misteri)
  • Whatsapp

WONOSALAM, KabarJombang.com – Situs Gunung Kuncung di Dusun Notorejo, Desa/ Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, memiliki cerita tersendiri bagi masayarakat Jombang. Situs yang berada di lereng kaki Gunung Anjasmara ini, terdapat sebuah makam yang dipercaya sebagai pembabat alas Wonosalam, yakni Waliwonosegoro,

Konon, makam Waliwonosegoro ini merupakan tempat Raja Brawijaya V melakukan moksa. Dalam konsep agama Hindu dan Budha, melepas atau membebaskan diri dari ikatan duniawi dan lepas juga dari putaran reinkarnasi atau Punarbawa kehidupan.

Baca Juga

Cerita lain, Waliwonosegoro merupakan sosok bernama Sunari yang dipercaya merpakan Raja Brawijaya V yang memilih menjadi rakyat biasa selepas menjadi raja Majapahit.

“Situs gunung kuncung dan makam Waliwonosegoro ini ceritanya adalah sebagai pembabat alas atau cikal bakal adanya Wonosalam. Menurut cerita, ini sebelum masuk agama Islam,” tutur mbah Tasrip (60), juru kunci situs Gunung Kuncung ke “Jombang Bukan Misteri” KabarJombang.com.

Nama gunung kuncung, lanjut Tasrip, tidak lepas dari keberadaan Semar, salah satu tokoh pewayangan. Tak heran, di sisi kanan pintu pendopo makam, terdapat patung Semar.

“Ceritanya, dulu Semar dan Seno sedang berselisih. Kejar-kejaran sampai bawah sana. Terus habis itu Seno menendang Semar sampai Kuncungnya terlepas sampai ke sini. Makanya namanya jadi Gunung Kuncung,” jelasnya.

Kabar yang beredar terkait situs Gunung Kuncung menjadi tempat ritual, mbah Tasrip tak menampik. Menurutnya, hajat orang yang dating ke lokasi ini, kebanyakan berkaitan dengan pangkat, dan harta.

“Sering kali orang ke sini punya hajat berhubungan dengan pangkat, harta, dan macam-macam. Sampai ada yang ‘lelaku’ sampai dua tahun menginap di sini. Ya makan seadanya di sini demi tercapainya tujuannya. Tidak sedikit memang yang balik lagi ke sini, dan bilang berhasil kemudian tasyukuran disini,” ungkapnya.

Disinggung keberadaan makhluk gaib, mbah Tasrip mengatakan banyak. Rata-rata, menurutnya, berupa ular, macan. “Macam-macam di sini, ya ada ular, macan tutul dan putih. Tapi gaib semua. Bisa dilihat bagi orang-orang yang memiliki penglihatan batin,” jawabnya.

Selain hal di atas, di Gunung Kuncung ini, lanjut mbah Tasrip, pernah menjadi tempat Soekarno, Presiden pertama RI melakukan ‘lelaku’ yakni bertapa. Sebab itu, di situs ini tepat di sisi kiri pintu masuk makam, terdapat foto Bung Karno. Tempat bertapanya, katanya, adalah bebatuan cukup besar yang terletak di bagian agak bawah makam.

“Dulu, pak Soekarno atau Bung Karno kan masa kecilnya ada di Jombang. Termasuk di sini, beliau bertapa. Petilasannya berbentuk batu yang dipercaya sebagai tempat bertapanya Presiden Soekarno,” terangnya.

Untuk ke situs Gunung Kuncung, tidaklah sulit. Hanya saja, disarankan tidak menggunakan mobil matik. Karena medan yang harus ditempuh ke Gunung Kuncung turun dan naik. Itu pun cukup curam. Apalagi kalau sudah diguyur hujan, jalanan menjadi licin dan tanah liat cukup menyulitkan.

Tim “Jombang Bukan Misteri” menuju ke puncak Gunung Kuncung, terpaksa berjalan kaki malam hari sekitar 1 kilometer. Butuh perjuangan keras untuk mencapai ke sana. Selama perjalanan, di sisi kanan dan kiri jalanan, tim disuguhi pemandangan gelap di antara hutan.

Tonton Videonya:

 

INSTAGRAM

Berita Terkait