Seorang Ibu Rumah Tangga Nekad Gantung Diri, Begini Kronologinya

Korban saat hendak dievakuasi oleh polisi bersama petugas medis di lokasi kejadian. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Secangkir wedang kopi yang dinikmati Sumarji (58), pada Selasa (13/1/2017) pagi itu, tampaknya menjadi suguhan wedang untuk kali terakhir.

Betapa tidak, usai membuatkan wedang kopi untuk suaminya, Patemi (47) warga Sumberingin, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, ditemukan meninggal dengan cara mengenaskan.

Ibu Rumah Tangga (IRT) ini memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumahnya sendiri, Selasa (13/6/2017).

“Korban meninggal dengan cara gantung diri di rumahnya sendiri, dengan seutas tali warna putih, yang panjangnya sekitar 2 meter,” kata AKP Matwi Alim, Kapolsek Kabuh, Selasa (13/6/2017).

Kapolsek Matwi Alim mengatakan, korban ditemukan oleh suaminya sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Sumarji bangun tidur dan keluar untuk buang air kecil di kamar mandi yang berada disamping rumahnya. Setelah itu, Sumarji kembali masuk dan menuju dapur.

Berada di dapur, Sumarji yang melihat secangkir kopi sudah berada di meja, dan langsung saja ia menyeruputnya. Namun, Sumarji mengira ada yang aneh karena rumahnya sunyi. Tak ada aktivitas istrinya. Sejurus kemudian, dirinya pun memastikan keberadaan sang istri.

Kaget bukan kepalang, saat Sumardi mendapati istrinya tergantung dengan seutas tali yang dikaitkan dari atap dapur. Ia pun langsung berteriak sekecang-kencangnya, hingga anaknya yang saat itu pulas tertidur, langsung beranjak dari tempat tidurnya.

“Kita yang mendapat laporan dari perangkat desa setempat, langsung menuju lokasi kejadian,” kata Kapolsek.

Seketika itu, polisi bersama petugas medis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap jenazah korban, beserta beberapa saksi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, tidak ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban. Korban murni bunuh diri,” lanjutnya.

Menurut pengakuan suaminya, tidak ada tanda-tanda aneh sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Sebab sebelumnya, sekitar pukul 01.00 WIB, Sumarji saat itu terbangun untuk membukakan pintu anaknya yang baru pulang. Kemudian dirinya kembali tidur bersama istrinya.

“Kita juga mengamankan barang bukti berupa tali tambang warna putih sepanjang sekitar 2 meter yang digunakan korban mengakhiri hidupnya,” pungkasnya. (aan/rief)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here