Seminggu Dilaunching, “Blonjo” Pemkab Jombang Tidak Dapat Diakses

Prosesi launching aplikasi Blonjo Pemkab Jombang di pendopo Kabupaten setempat. (Foto: DianaKN)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Genap satu minggu marketplace Blonjo (Beli Produk Online Njombang) dilaunching, namun hingga saat ini platform yang diharapkan menjadi sarana berjualan produk lokal warga Jombang dan transaksi non tunai itu, tidak dapat diakses.

Hal ini dibernarkan, Kabid.Pemberdayaan pada Dinas Koperasi dan UMKM (DinkopUMKM) Kabupaten Jombang, Aries Yuswantono. Menurutnya, aplikasi Blonjo belum bisa diakses karena memang masih ada kendala terkait hal itu.

Baca Juga

“Kalau dari tim IT memang ada kendala pada setting platform-nya. Disamping itu juga masih nebeng di portal jmbangkab.go.id. Dan ini masih dilakukan pengembangan,” tuturnya pada KabarJombang.com, Rabu (30/9/2020)

Selanjutnya, kata dia, portal Blonjo akan dialihkan ke aplikasi dan akan dipasang ke Playstore, yakni sebuah layanan distribusi digital yang dioperasikan dan dikembangkan oleh Google.

“Ini kita masih berproses untuk pindah menjadi aplikasi sendiri dengan bantuan playstore. Harapannya tidak ada kendala seperti ini lagi,” ungkapnya

Meski belum bisa diakses, pihaknya berdalih masih berupaya membantu pelaku usaha di Jombang agar bisa masuk ke aplikasi Blonjo tersebut.

“Disamping itu, kita memperbaiki masalah yang ada untuk aplikasi. Kita saat ini juga sedang proses membantu pelaku-pelaku usaha di Jombang agar bergabung dengan Blonjo,” sambungnya.

Aries mengatakan, masalah belum bisa terakses, pihaknya mengaku sudah melakukan kerjasama dengan pihak IT Kominfo Kabupaten Jombang.

“Sudah dilakukan koordinasi dari tim IT Kominfo dan memang ditemukan ada masalah pada server Bank Jatim, sehingga Blonjo tidak bisa di akses,” tutupnya.

Baca Sebelumnya: Sudah Ada Marketplace “JombangOnline”, Pemkab Malah Sibuk Launching “Blonjo”

INSTAGRAM

Berita Terkait