Satu Jenazah Perempuan Ditemukan, 20 Kilometer dari Titik Terbaliknya Perahu di Brodot

Jenazah yang ditemukan di Sungai Brantas dekat tambangan Betro, Kecamatan Megaluh, saat berada di RSUD Jombang untuk proses identifikasi.
  • Whatsapp

JOMBANG , KabarJombang.com – Proses pencarian di hari ketiga pasca terbaliknya perahu penyeberangan di sungai Brantas, di titik Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, petugas menemukan satu sosok jenazah berjenis kelamin perempuan.

Penemuan pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 13.30 WIB ini, menambah jumlah penemuan jenazah diduga korban perahu penyeberangan yang nahas tersebut. Sebelumnya, pada Senin (2/3/2020) sekitar pukul 09.30 WIB kemarin, petugas menemukan dua jenazah di lokasi berbeda.

Baca Juga

Jenazah perempuan ini ditemukan tim gabungan di sungai Brantas, dekat tambangan Betro, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, sekitar 20 kilometer dari titik terjadinya kecelakaan.

Komandan Tim Basarnas, Novix Hariadi membenarkan, telah ditemukan satu jenazah berjenis kelamin perempuan. Hanya saja, dirinya tak merinci identitas jenazah tersebut, lantaran masih menunggu hasil identifikasi di RSUD Jombang.

“Satu jenazah wanita berhasil kami temukan di tambangan Betro, Kecamatan Kesamben. Untuk kepastian siapa, kita masih menunggu proses identifikasi,” katanya di RSUD Jombang, Selasa (3/3/2020).

Pihaknya menyebut, untuk ciri ciri pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan, yakni berwarna kuning ada kuningnya.

“Ini masih perkiraan, sesuai ciri-ciri pakaian yang dikenakan, insya Allah itu pakaian Lutvi Dwi Septiana. Tapi kita akan pastikan setelah identifikasi, kita tidak bias langsung menentukan itu siapa,” paparnya.

Dikatakannya, lokasi penemuan jenazah perempuan di tambangan Betro, Kecamatan Kesamben, berjarak sekitar 20 kilometer dari Dusun Klaci, Desa Brodot, titik kecelakaan yang menimpa perahu penyeberangan nahas tersebut.

Menurutnya, jenazah yang ditemukan sejauh itu karena debit air sungai Brantas Senin malam, meningkat dan arus sungai deras.

Dalam proses pencarian pada Selasa (3/3), lanjut Novix, pihaknya menerjunkan 4 tim dengan empat perahu karet. “Kita mulai sejak pukul 07.30 WIB,” ungkapnya.

Pihaknya juga menambahkan, jika proses pencarian tetap dilakukan maksimal hingga 7 hari pasca insiden kecelakaan.

“Upaya teman-teman saat ini masih terus melakukan pencarian untuk korban satunya. Besok akan kita perluas ke Rolak Songo Mojokerto, kalau masih belum diketemukan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah perahu penyeberangan terbalik di sungai Brantas, Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibatnya, empat dari 6 orang termasuk pengemudi perahu hanyut ke sungai Brantas. Keempatnya yakni Anista Sugandis (18) perempuan asal Dusun Klaci Desa Brodot Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang, Surif (45) juga warga Dusun Klaci Desa Brodot, Dadang (22) anggota TNI AD dari Batalyon 521 Wirayuda Kediri yang merupakan warga Dusun Sentanan Desa Ngrombot Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk, beserta pacarnya Lutviy Dwi Septiana (20) warga a Pacar Peluk, Kecamatan Mengaluh, Jombang.

Sementara dua korban berhasil selamat, yakni Feriansyah (25), warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patinrowo, Nganjuk, dan Sukar (55) ayah Anista warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

INSTAGRAM

Berita Terkait