Salah Rekening, Enam Sekolah di Jombang Belum Terima Dana BOS

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Jombang, Agus Purnomo.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Jombang, pada triwulan pertama, sudah cair. Namun, ada sekitar enam sekolah yang belum menerima bantuan dana BOS hingga saat ini. Alasannya, karena salah nomor rekening.

Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Jombang, Agus Purnomo menjelaskan,Sekolah sang belum menerima bantuan dikarenakan salah mengentri nomor rekening.

Baca Juga

“Ada lima SD dan satu SMP, operator sekolah salah klik nama bank, jadi tidak valid. Jadi nomor rekening benar, cuma banknya yang salah klik. Tapi, nanti dicairkan pada termin dua. Sebentar lagi cair,” kata Agus Purnomo ke KabarJombang.com, Kamis (12/3/2020).

Disebukan Kadisdikbud, pencairan dana BOS untuk triwulan pertama di Kabupaten Jombang, sebanyak 511 SD dan 48 SMP.

“Enam sekolah ang belum menerima BOS karena salah rekening yakni SDN Ketapangkuning Ngusikan, SDN Kedunglumpang 1 Mojoagung, SDN Banyuarang Ngoro, SDN Galangdowo 1 Wonosalam, dan SDI Nurul Quran Ploso, Serta SMPN 1 Plandaan,” rincinya.

Agar kejadian tersebut tidak terulang, Agus Purnomo mengaku sudah memanggil enam sekolah tersebut, untuk diminta membenahi data.

Dijabarkannya, tahun 2020 ini dana BOS naik menjadi Rp 100 ribu per siswa. Totalnya, tiap tahun per siswa SD menerima BOS sebesar Rp 1 juta, dan SMP Rp 1,1 juta per siswa.

Sementara pencairannya, pada tahun ini dibagi menjadi tiga tahap melalui transfer.Tahap pertama, paling cepat bulan Januari sebesar 30 persen. Tahap kedua paling cepat bulan April sebesar 40 persen,

“Sementara untuk tahap ketiga, paling cepat dicairkan bulan September, sebesar 30 prsen dari pagu alokasi,” pungkasnya.

INSTAGRAM

Berita Terkait