Ribuan Pengusaha Mikro di Jombang Kolaps, Dinkopum Rancang Bantuan Modal

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang, Mutholib saat ditemui KabarJombang di kantornya. (Foto: Anggraini Dwi Saidah)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Ribuan pengusaha mikro di Kabupaten Jombang rontok selama pandemi Covid-19. Pembatasan sosial, physical distancing dan beragam kebijakan pencegahan sebaran virus Corona membuat daya beli masyarakat anjlok.

Catatan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kabupaten Jombang, tidak kurang dari 5.195 pengusaha mikro terdampak oleh pandemi.

Baca Juga

“Ruang bergerak masyarakat terbatas. Dengan demikian permintaan atau daya beli masyarakat menjadi menurun secara signifikan,” jelas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Mutholib di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2020).

Untuk mendorong pemulihan roda ekonomi di sektor usah mikro (UM), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang saat ini menyiapkan desain di luar desain bantuan sosial yang selama ini sudah diluncurkan oleh pemerintah.

Desain baru itu berupa stimulus modal usaha bagi pengusaha mikro dengan besaran Rp. 1 juta pengusaha. Kriterianya, modal usaha tidak lebih dari Rp. 50 juta.

“Stimulus modal usaha ini merupakan desain baru yang akan kita verifikasi ke lapangan. Untuk meningkatkan daya beli masyarakat maka para pelaku usaha mikro ini harus kita tumbuhkan dan suport agar usahanya kembali eksis,” tuturnya.

Menurut Mutholib, selain memberikan bantuan modal, jauh hari pihaknya bahkan juga membuka layanan konsultasi untuk pengembangan koperasi dan usaha mikro di masa pandemi. Misalnya, kata dia, soal pemasaran via daring.

“Bahkan bagi warga yang belum menguasai teknologi digital, kita akan bantu untuk memasarkan secara online setiap saat. Sehingga dalam pandemi Covid-19 ini, usaha mikro bisa tetap jalan dan eksis dimasyarakat,” tegasnya. (CW-1)

 

INSTAGRAM

Berita Terkait