Religi

Mayoritas Terkendala Biaya, Ratusan CJH Jombang Gagal Berangkat Haji 2026

JOMBANG, KabarJombang.com – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 di Kabupaten Jombang diwarnai penundaan keberangkatan ratusan calon jemaah haji (CJH). Sejumlah kendala, terutama faktor ekonomi, menjadi penyebab utama sebagian jemaah belum dapat berangkat ke Tanah Suci sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang mencatat, sedikitnya 125 CJH menunda keberangkatan secara sukarela. Dari jumlah tersebut, 103 jemaah terkendala kemampuan finansial sehingga belum dapat melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Selain itu, sebanyak 34 CJH dilaporkan meninggal dunia sebelum menyelesaikan pelunasan Bipih tahap pertama.

“Data kami menunjukkan ada 34 calon jemaah yang wafat sebelum penutupan pelunasan Bipih tahap pertama,” ujar Kepala Kantor Kemenhaj Jombang, Ilham Rohim, saat dikonfirmasi, Senin (29/12/2025).

Penundaan keberangkatan juga dipengaruhi faktor keluarga. Sejumlah CJH memilih menunggu agar dapat berangkat bersama mahram, khususnya pasangan suami istri yang menghendaki keberangkatan dalam satu kelompok terbang (kloter) melalui mekanisme penggabungan.

Di sisi lain, sebanyak 16 CJH tercatat berpindah domisili. Berdasarkan hasil verifikasi petugas, keberadaan sebagian dari mereka belum dapat dipastikan. Kendati demikian, Kemenhaj Jombang tetap menjalankan prosedur pemanggilan resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mereka yang pindah domisili masih berpeluang diberangkatkan pada tahun 2026, selama menyatakan kesiapan dan memenuhi seluruh persyaratan,” jelas Ilham.

Sementara itu, enam CJH dinyatakan tidak memenuhi syarat istitaah kesehatan setelah menjalani pemeriksaan medis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Kondisi kesehatan mereka dinilai tidak memungkinkan untuk menunaikan ibadah haji pada musim tersebut.

Menanggapi berbagai kendala itu, Kemenhaj Jombang mengimbau seluruh calon jemaah agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek administrasi, kesiapan finansial, maupun kesehatan, sehingga proses keberangkatan haji pada musim berikutnya dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman