Foto: Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim saat berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. (Istimewa/KabarJombang)
JOMBANG, KabarJombang.com – Seorang Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Jombang gagal berangkat ke Tanah Suci setelah kondisi kesehatannya menurun saat berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Jamaah tersebut akhirnya dipulangkan atas permintaan keluarga karena dinilai berisiko jika tetap melanjutkan perjalanan ibadah haji tahun ini.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, membenarkan adanya satu jamaah yang batal berangkat bersama rombongan Kloter 62 asal Jombang.
CJH tersebut berinisial MK (59), warga Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Menurut Ilham, jamaah itu mulai mengeluhkan kondisi tubuhnya panas saat berada di Asrama Haji.
“Beliau kondisinya agak panas dan meminta dipulangkan. Sudah diberikan pengertian, tetapi tetap ingin pulang karena merasa tidak bisa satu kamar dengan istrinya di asrama. Beliau juga khawatir nantinya di Makkah tidak bisa satu kamar dengan istrinya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).
Petugas kloter bersama tim kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi CJH tersebut. Pihak keluarga juga dipanggil ke Asrama Haji Sukolilo untuk mengetahui kondisi jamaah secara langsung.
Setelah dilakukan observasi medis, tim kesehatan menilai kondisi MK terlalu berisiko apabila tetap diberangkatkan ke Tanah Suci. Keluarga akhirnya memutuskan untuk membawa pulang dan menunda keberangkatan haji hingga tahun 2027 mendatang.
“Menurut tim kesehatan terlalu berisiko bila diberangkatkan, sehingga pihak keluarga meminta keberangkatannya ditunda ke tahun 2027,” jelas Ilham.
Ia menambahkan, jamaah tersebut merupakan mutasi dari wilayah Bangkalan, Madura, yang mutasi keberangkatannya masuk ke Kabupaten Jombang. Karena itu, riwayat kesehatan jamaah sebelumnya tidak diketahui secara detail oleh petugas di Jombang.
Sementara itu, seluruh jamaah haji asal Jombang yang tergabung dalam Kloter 60, 61, 62, dan 63 telah diberangkatkan menuju Tanah Suci. Dari seluruh jamaah tersebut, hanya satu orang yang batal berangkat karena dipulangkan atas permintaan keluarga.
“Yang sudah diberangkatkan ke Asrama Haji dari Kloter 60, 61, 62, dan 63 semuanya berangkat, kecuali satu orang di Kloter 62 yang dimohonkan keluarganya untuk pulang karena sakit,” terangnya.
Saat ini, seluruh jamaah haji asal Kabupaten Jombang yang telah diberangkatkan secara bertahap diperkirakan mulai tiba di Jeddah pada 8 Mei 2026. Setibanya di Tanah Suci, para jamaah akan melanjutkan perjalanan menuju Makkah untuk menjalani rangkaian ibadah haji sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Ilham Rohim mengimbau seluruh jamaah haji asal Jombang agar menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya berharap semua jamaah dapat menjaga kesehatan fisik, mengatur pola makan, cukup istirahat, menikmati perjalanan ibadah haji, menjaga kekompakan, dan saling menolong antarjamaah,” pungkasnya.
Leave a Comment