Kepulangan ratusan jamaah haji asal Jombang. (Kevin Nizar).
JOMBANG, KabarJombang.com-Suasana haru menyelimuti Pendopo Kabupaten Jombang saat ratusan jamaah haji asal Kota Santri kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Sebanyak 535 jamaah yang tergabung dalam Kloter 60 dan Kloter 61 tiba dengan selamat pada Rabu (17/6/2026).
Kedatangan para jamaah disambut langsung Bupati Jombang, Warsubi, bersama jajaran pemerintah daerah dan keluarga yang telah menanti sejak pagi. Tangis bahagia pecah saat para jamaah bertemu kembali dengan sanak saudara setelah menjalani rangkaian ibadah selama berada di Arab Saudi.
Bupati Jombang, Warsubi mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah yang telah kembali ke Jombang dalam keadaan sehat dan selamat.
Ia berharap seluruh ibadah yang telah dijalankan mendapat ridha Allah SWT serta membawa predikat haji mabrur dan hajah mabrurah.
“Selamat datang kembali di Kabupaten Jombang. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan menjadikan bapak-ibu sebagai haji dan hajah yang mabrur,” ujar Warsubi.
Selain menyampaikan ucapan selamat, orang nomor satu di Jombang tersebut juga mengungkapkan rasa belasungkawa atas wafatnya jamaah haji asal Jombang selama berada di Arab Saudi.
Menurutnya, pemerintah daerah turut berduka dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
Warsubi juga mengajak para jamaah untuk mempertahankan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji.
Ia berharap para jamaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dan terus meningkatkan kualitas ibadah setelah kembali ke lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, menjelaskan bahwa jumlah jamaah yang pulang bersama Kloter 60 dan 61 mencapai 535 orang.
Namun, menjelang kepulangan rombongan, satu jamaah dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi.
Ilham mengatakan jamaah yang wafat tersebut adalah Sukipan, warga Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, yang tergabung dalam Kloter 61.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, almarhum meninggal dunia setelah mengalami serangan stroke.
“Almarhum meninggal sekitar pukul 01.00 waktu Arab Saudi setelah mengalami stroke, menjelang kepulangan ke tanah air, ” kata Ilham saat memberikan keterangan.
Dengan bertambahnya satu jamaah yang wafat, jumlah jamaah haji asal Jombang yang meninggal selama musim haji 2026 tercatat menjadi empat orang.
Meski demikian, Ilham memastikan bahwa seluruh jamaah yang meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji tetap memperoleh hak berupa santunan asuransi sesuai regulasi yang berlaku.
Santunan tersebut, kata dia, telah menjadi bagian dari biaya penyelenggaraan ibadah haji yang dibayarkan para jamaah.
Di sisi lain, proses pemulangan jamaah haji asal Jombang masih terus berlangsung. Dua kelompok terbang lainnya, yakni Kloter 62 dan Kloter 63, dijadwalkan tiba di Kabupaten Jombang pada Kamis (18/6/2026).
Ilham menambahkan bahwa hingga laporan terakhir yang diterima pihaknya, seluruh jamaah pada kedua kloter tersebut berada dalam kondisi baik. Tidak ada jamaah yang tertinggal di Arab Saudi akibat sakit maupun kendala lainnya.
“Alhamdulillah, kondisi jamaah pada kloter berikutnya dilaporkan baik dan seluruhnya siap dipulangkan sesuai jadwal,” pungkasnya.
Leave a Comment