Religi

Alhamdulillah, Jemaah Haji asal Jombang Sehat Saat Jalani Prosesi Lempar Jumrah

JOMBANG, KabarJombang.com – Jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang tergabung dalam kloter 60, 61, 62, dan 63 mulai menjalani rangkaian wajib haji di Mina usai melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Seluruh jemaah dilaporkan dalam kondisi sehat dan mampu mengikuti prosesi lempar jumrah selama hari tasyrik.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang, Ilham Rohim, mengatakan para jemaah saat ini tengah menyelesaikan lontar jumrah pada 11, 12 dan 13 Dzulhijjah sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.

“Jemaah haji saat ini menyelesaikan wajib haji di Mina yaitu melontar jumrah hari tasyrik 11, 12, dan 13 Dzulhijjah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Ia memastikan kondisi jemaah haji asal Jombang tetap aman selama menjalani prosesi ibadah di Mina. “Alhamdulillah aman, semuanya bisa lontar jumrah,” ucapnya.

Ilham menjelaskan, jemaah yang mengambil nafar awal akan meninggalkan Mina pada 12 Dzulhijjah usai melaksanakan lontar jumrah untuk melanjutkan rangkaian ibadah di Makkah.

“Bagi yang nafar awal tanggal 12 Dzulhijjah melontar jumrah lalu meninggalkan Mina menuju maktab Makkah untuk melaksanakan tawaf ifadah, sa’i sekaligus tahallul tsani. Sedangkan jemaah yang mengambil nafar tsani masih berada di Mina sampai 13 Dzulhijjah untuk melontar jumrah hari tasyrik ketiga sebelum menuju maktab Makkah dan melanjutkan tawaf ifadah, sa’i, serta tahallul tsani,” jelasnya.

Jemaah yang mengambil nafar tsani saat ini masih berada di Mina sambil menunggu jadwal meninggalkan Mina setelah menyelesaikan lontar jumrah hari tasyrik ketiga.

“Untuk jemaah nafar tsani saat ini masih berada di Mina dan dijadwalkan meninggalkan Mina besok sekitar pukul 11.00 hingga 14.00 waktu setempat setelah menyelesaikan lontar jumrah hari tasyrik ketiga,” ungkap Ilham Rohim.

Ia menyampaikan laporan perkembangan jemaah haji kloter 63 yang telah menyelesaikan sejumlah rangkaian ibadah haji di Mina.

“Kloter 63 sudah melaksanakan lontar jumrah aqabah dan hari tasyrik sebanyak 379 jemaah. Satu orang menjalani badal haji. Sebanyak 379 jemaah juga sudah tahallul awal, sementara 20 jemaah telah melaksanakan tawaf ifadah dan sa’i. Selain itu, 120 jemaah memilih nafar awal dan 239 jemaah memilih nafar tsani,” terangnya.

Pendampingan bagi jemaah lanjut usia dan jemaah risiko tinggi selama berada di Mina terus dilakukan oleh petugas kloter, petugas kesehatan, ketua regu (karu), dan ketua rombongan (karom).

“Petugas kesehatan, karu, dan karom terus berkoordinasi untuk pendampingan jemaah lansia dan risiko tinggi. Bagi jemaah yang kondisi kesehatannya terbatas, lontar jumrah dapat diwakilkan melalui koordinasi dengan petugas kloter,” pungkas Ilham Rohim.

Selepas menyelesaikan tahallul tsani, para jemaah haji dijadwalkan kembali ke Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah di Masjidil Haram.

Sebelumnya, Sebanyak empat kloter jemaah haji asal Kabupaten Jombang bersiap diberangkatkan menuju Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf sebagai puncak ibadah haji 1447 Hijriah, namun terdapat satu jemaah dari Kloter 63 masih menjalani perawatan sehingga tidak memungkinkan untuk diberangkatkan ke Arafah. Jemaah haji Jombang yang tergabung dalam Kloter 60, 61, 62, dan 63 saat ini tengah menjalani persiapan akhir sebelum diberangkatkan menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf pada 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau 26 Mei 2026.

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman