Foto : Manasik Haji terintegrasi yang diselenggarakan oleh Kantor Kemetrian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Menjelang musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jombang mengintensifkan persiapan bagi calon jamaah melalui kegiatan bimbingan manasik haji terintegrasi. Mengangkat tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, kegiatan ini digelar serentak di sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang, Sabtu (14/2/2026).
Salah satu lokasi pelaksanaan berada di Gedung Serbaguna Desa Ploso, Kecamatan Ploso. Ratusan calon jamaah dari Kecamatan Plandaan, Ploso, Kabuh, Kudu, dan Ngusikan tampak antusias mengikuti setiap sesi pembekalan yang berlangsung selama empat hari tersebut.
Program ini merupakan tahapan lanjutan setelah proses verifikasi data, pelunasan biaya perjalanan ibadah haji, hingga pramanifest. Di hari yang sama, kegiatan manasik juga dilaksanakan di Kecamatan Sumobito, Peterongan, serta titik lainnya di wilayah Kabupaten Jombang.
Pembimbing Jamaah Haji Kabupaten Jombang 2026, Muhajir, dalam pemaparannya menjelaskan secara rinci tahapan ibadah pasca puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik jamaah setelah kembali ke Makkah, khususnya dalam menjalankan Tawaf Ifadah dan Tahallul Tsani.
“Setelah dari Mina dan tiba di hotel di Makkah, jamaah diharapkan fokus menjaga kondisi kesehatan. Untuk menuju Masjidil Haram melaksanakan Tawaf Ifadah, kita akan menunggu operasional bus sholawat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Minggu (15/2/2026).
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, bus sholawat biasanya mulai beroperasi pada 16 Dzulhijjah. Karena itu, jamaah diimbau memanfaatkan waktu untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melaksanakan rangkaian ibadah lanjutan secara bersama-sama.
Muhajir juga mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan diri demi mengejar keutamaan tertentu yang berisiko terhadap keselamatan.
“Ikuti arahan petugas kloter dan jadwal yang telah ditetapkan. Keselamatan jauh lebih utama. Semoga seluruh jamaah kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, menjelaskan bahwa manasik kali ini merupakan tahap ketiga dari rangkaian pembinaan yang telah dilaksanakan sebelumnya di 13 kecamatan. Pada tahap akhir ini, kegiatan digelar di delapan kecamatan yang tersebar di tiga lokasi berbeda.
“Delapan titik yang telah menyelenggarakan manasik antara lain Kecamatan Jombang, Diwek, Jogoroto, Megaluh, Tembelang, Perak, Bandarkedungmulyo, Gudo, Bareng, Ngoro, Wonosalam, Mojowarno, dan Mojoagung,” terangnya.
Sementara tiga titik pelaksanaan terakhir meliputi Sumobito dan Kesamben, Peterongan, serta gabungan Plandaan, Ploso, Kabuh, Kudu, dan Ngusikan.
Ilham menyebutkan, jumlah jamaah haji Kabupaten Jombang yang akan berangkat pada 2026 mencapai 1.263 orang.
Seluruhnya akan tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 60, 61, 62, dan 63. Pemberangkatan dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 7 Mei 2026.
Usai manasik, pihaknya segera menyusun jadwal teknis pemberangkatan, mulai dari kedatangan jamaah di pendopo hingga keberangkatan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Menurut Ilham, kesiapan jamaah tidak hanya menyangkut administrasi dan logistik, tetapi juga pemahaman menyeluruh mengenai tata cara ibadah. Oleh karena itu, manasik menjadi sarana penting untuk memperkuat kesiapan fisik, mental, serta spiritual jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Dengan pemahaman yang baik, jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan tertib, sejak dari Tanah Air hingga di Tanah Suci,” tegasnya.
Melalui tema ramah lansia, disabilitas, dan perempuan, Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen memberikan pendampingan maksimal bagi seluruh calon jamaah, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
Diharapkan, dengan persiapan yang matang dan terarah, jamaah haji asal Kabupaten Jombang dapat menunaikan rukun Islam kelima secara optimal dan kembali ke Indonesia sebagai haji yang mabrur.
Leave a Comment