Rambut Bergaya Nyentrik, Kades Mojojejer Mojowarno Viral

Penampilan Kades Mojojejer, Putut Sulistiono dengan gaya rambutnya yang nyentrik. (Foto: Daniel).
  • Whatsapp

MOJOWARNO, KabarJombang.com – Jika sebagian besar kepala desa (Kades) berpakaian rapi serta terlihat ‘jaim’. Berbeda dengan Kades Mojojejer, Kecamatan Mojorwarno, Kabupaten Jombang.

Adalah Putut Sulistiono, yang berpenampilan nyentrik dengan potongan rambut gaya mohawk ala anak Punk ini sontak menjadikan dirinya viral.

Baca Juga

Bukan karena asal dirinya memangkas rambut mirip Avatar itu. Namun untuk memenuhi nadzar (janji) yang telah dibuatnya pada pemilihan kepala desa (Pilkades) setahun yang lalu.

Sebelumnya bapak dua ini, telah menjalani profesi sebagai kepala dusun hingga 10 tahun. Kemudian warga menginginkan dirinya untuk menjadi pemimpin desa.

Putut resmi menjadi Kepala Desa Mojojejer sejak tahun 2013/2014 lalu. Tak sampai disitu, dirinya kembali ambil bagian di kontestasi Pilkades sebagai calon Kades pertahana pada September 2019.

Pada Pilkades 2019 dia terpilih kembali dengan suara terbanyak, dan resmi menjadi kepala desa periode kedua.

Ribut sapaan akrabnya itu, mengatakan, untuk memenuhi nadzar atas terpilihnya sebagai kepala desa tahun 2019, untuk periode keduanya akan memangkas rambutnya. Hingga akhirnya dalam tiga bulan terakhir ini dirinya bergaya potongan nyentrik.

“Alhamdulillah, saya tahun 2019 ikut Pilkades lagi atas dorongan masyarakat. Potangan nyentrik ini adalah cita cita saya sebagai nadzar jika saya kepilih jadi kades lagi,” ucap kades yang dikenal masyarakat dengan kesederhanaannya.

Nadzar tersebut secara detailnya yakni pada masa jabatan satu tahun kurang 3 bulan, ia akan memotong rambutnya dengan ‘nyentrik’ atau warga menyebut mirip almarhum komedian Gogon.

Sehingga sampai saat ini potongan itu teralisasikan sampai pada masa jabatannya selesai, sontak ini menjadi sorotan warga hingga publik.

“Dengan potongan seperti ini masyarakat saya tambah senang. Karena kades harus selalu dekat dengan masyarakat. Biarlah dengan potongan seperti ini, pelayanan yang lebih baik dapat saya berikan ke masyarakat,” bebernya.

Walapun dirinya kerap kali ditegur oleh Camat, Kapolsek, hingga Wabup dan Bupati, dirinya memberikan penjelasan yang terpenting adalah kinerja yang diberikan.

“Intinya adalah jadilah pemimpin yang amanah, selalu transparan dengan masyarakat, karena nantinya itu akan dipertanggungjawabkan pada sang pencipta alam, Allah Yang Maha Esa,”pungkasnya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait