Upacara Peringatan Hari Jadi ke-116 Pemkab Jombang sekaligus HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur di lapangan pemkab Jombang. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com- Pemerintah Kabupaten Jombang memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan daerah saat menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-116 Pemkab Jombang sekaligus HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur di lapangan pemkab setempat, Rabu (21/10/2026). Capaian tersebut mencakup penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, hingga peningkatan pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan data resmi daerah, tingkat kemiskinan di Kabupaten Jombang pada tahun 2026 tercatat sebesar 8,19 persen, melandai dari posisi tahun sebelumnya yang mencapai 8,36 persen. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami penurunan dari 3,75 persen menjadi 3,28 persen.
Pada sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jombang bergerak naik ke angka 5,34 persen pada 2025, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 5,15 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah turut terkerek ke level 76,37. Di sektor kesehatan, jaminan kesehatan warga telah mencakup 96,18 persen masyarakat dengan angka prevalensi stunting berada di posisi 3,17 persen per September 2026.
Bupati Jombang Warsubi menegaskan bahwa momentum hari jadi ini menjadi pengingat untuk terus memperjuangkan kesejahteraan warga melalui berbagai program kerja prioritas.
“Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Jombang memasuki usia ke-116 tahun. Perjalanan panjang ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus terus diupayakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Warsubi dalam amanatnya.
Ia menambahkan, salah satu program unggulan yang terus digulirkan adalah Desa Maju dan Sejahtera (Desa Mantra) dengan mengalokasikan honorarium bagi 7.914 RT dan 2.241 RW.
“Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan dan gotong royong di lingkungan masyarakat. Melalui pembangunan desa dan kota, kita terus mendorong pemerataan pelayanan dasar dan peningkatan kualitas infrastruktur,” tegasnya.
Di sektor infrastruktur dan ekonomi kerakyatan, pemkab menargetkan peningkatan jalan mantap hingga 76,91 persen, penambahan 1.712 titik penerangan jalan umum (PJU), perbaikan rumah tidak layak huni, serta perbaikan jalan lingkungan sepanjang 146 kilometer.
Selain itu, program Satu Dusun Satu Wirausaha Baru (WUB) juga terus dikerjakan guna menciptakan lapangan kerja baru di tingkat desa.
Guna menjaga keberlanjutan pembangunan tersebut, Warsubi juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Mari kita perkuat sinergi dan kerja bersama untuk memajukan Kabupaten Jombang, berkontribusi bagi kemajuan Jawa Timur, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang semakin merata,” pungkas Warsubi.
Leave a Comment