Foto: Salah satu warga sedang melakukan perekaman KTP. ( Istimewa/KabarJombang).
JOMBANG, KabarJombang.com – Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang kembali normal setelah libur panjang sekolah. Namun, proses pencetakan KTP elektronik masih terhambat karena keterbatasan blanko yang dikirim pemerintah pusat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menjelaskan bahwa Dispendukcapil hanya menerima sekitar 2.000 keping blanko setiap pekan. Jumlah tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat yang terus mengurus layanan adminduk, khususnya pembuatan e-KTP.
“Pelayanan sekarang sudah lancar, tidak seperti saat libur sekolah yang padat. Tetapi, karena kiriman blanko dari pusat terbatas, pencetakan KTP juga ikut dibatasi,” ungkap Agus.
Ia menyebutkan, rata-rata 300–400 warga datang setiap hari untuk mengurus dokumen kependudukan, dan saat libur sekolah angka ini melonjak hingga 500 orang per hari sehingga menimbulkan antrean panjang.
Meski terkendala distribusi, Pemkab berkomitmen memberikan pelayanan maksimal dan terus berkoordinasi agar kuota blanko ditambah. Agus juga mengimbau warga memanfaatkan layanan online untuk mengurangi kepadatan di kantor Dispendukcapil.
Selain itu, pihaknya masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat terkait Perubahan APBN 2025, apakah akan ada penambahan anggaran seperti tahun sebelumnya atau tidak.
”Kita belum tahu ada atau tidak penambahan anggaran di P-APBN. Tahun lalu, memang ada, tapi ini kita masih menunggu untuk tahun ini,’’ pungkasnya.
Leave a Comment