Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Jombang menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Peternakan (Disnak) terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Upaya tersebut dilakukan guna menjaga kesehatan ternak sekaligus memastikan ketersediaan hewan kurban yang aman dan layak konsumsi.
Percepatan vaksinasi dilakukan setelah Kabupaten Jombang memperoleh tambahan 25 ribu dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat melalui APBN tahap kedua. Dengan tambahan itu, total vaksin yang diterima sepanjang tahun 2026 mencapai 43 ribu dosis.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnak Jombang, Azis Daryanto, mengatakan hingga pertengahan Mei 2026 realisasi vaksinasi tahap kedua telah mencapai sekitar 65 persen dari target yang ditetapkan.
“Sejak awal April sampai pertengahan Mei, vaksinasi tahap kedua sudah mencapai 16.235 dosis. Kegiatan ini akan terus berlangsung hingga sekitar satu minggu sebelum Idul Adha,” ujar Azis, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, vaksinasi dilakukan oleh 13 tim vaksinator yang diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Jombang. Selama Mei ini, pihaknya menargetkan lebih dari 8 ribu dosis tambahan dapat diberikan kepada ternak sapi dan hewan rentan lainnya.
Menurut Azis, semakin luas cakupan vaksinasi maka tingkat kekebalan ternak terhadap penyebaran virus PMK juga akan semakin meningkat. Karena itu, pihaknya terus mengoptimalkan percepatan vaksinasi menjelang meningkatnya mobilitas perdagangan hewan kurban.
Selain untuk melindungi kesehatan ternak, langkah tersebut juga dilakukan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan kurban asal Jombang. Pasalnya, daerah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu pemasok hewan kurban di Jawa Timur.
Azis menuturkan bahwa vaksinasi PMK menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memulihkan semangat peternak dalam mengembangkan usaha ternak sapi.
“Vaksinasi ini bukan hanya untuk pengendalian PMK, tetapi juga untuk mendukung para peternak agar tetap semangat dalam beternak dan menjaga kualitas ternaknya,” katanya.
Berdasarkan data Disnak Jombang, dari total 43 ribu dosis vaksin yang diterima sepanjang tahun ini, sebanyak 34.481 dosis telah terealisasi dan tercatat dalam sistem Integrasi Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) hingga 13 Mei 2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 80 persen dari total alokasi vaksin.
Rinciannya, vaksinasi tahap pertama mencapai 18.246 dosis, sedangkan tahap kedua sebanyak 16.235 dosis. Pemerintah daerah memperkirakan jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring berjalannya program vaksinasi hingga mendekati Idul Adha.
Setelah pelaksanaan vaksinasi selesai, Disnak Jombang juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di kandang penampungan maupun lapak penjualan yang tersebar di 21 kecamatan.
Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan antemortem sebelum penyembelihan dan postmortem setelah penyembelihan guna memastikan daging hewan kurban aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Leave a Comment