Politik & Pemerintahan

Mei Depan, 1.270 Calon Haji Asal Jombang Fix Berangkat ke Tanah Suci

JOMBANG,KabarJombang.com– Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kabupaten Jombang dipastikan tetap berjalan lancar meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas. Sebanyak 1.270 calon jemaah haji asal Jombang dijadwalkan berangkat sesuai rencana pada 6 hingga 7 Mei 2026, setelah seluruh persiapan teknis dan administratif mendekati tahap final.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jombang, Ilham Rohim, menegaskan kesiapan keberangkatan jemaah hampir mencapai 100 persen.

“Persiapan keberangkatan jemaah haji saat ini sudah mendekati 100 persen. Semua tahapan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).

Ia menambahkan, konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel tidak memengaruhi pelaksanaan haji tahun ini. Hingga saat ini, belum ada perubahan kebijakan dari pemerintah pusat.

“Seluruh proses tetap berjalan seperti biasa karena belum ada edaran atau instruksi baru,” ucapnya.

Selain menyiapkan calon jemaah utama, pihaknya juga memproses administrasi bagi jemaah cadangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kekosongan kuota dari daerah lain.

“Jemaah cadangan tetap kami siapkan, sehingga ketika ada peluang berangkat, mereka sudah siap secara administrasi,” ungkapnya.

Kuota haji untuk Provinsi Jawa Timur masih mengacu pada penetapan awal, yakni sekitar 42 ribu orang, tanpa penambahan. Pembagian kelompok terbang (kloter) bagi jemaah Jombang telah ditetapkan, yakni kloter 60, 61, 62, dan 63.

Sementara itu, Di tingkat nasional, Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), menegaskan seluruh tahapan keberangkatan masih berjalan sesuai rencana.

“Tidak ada perubahan. Jemaah mulai masuk asrama haji pada 21 April, dan keberangkatan dijadwalkan sehari setelahnya, 22 April,” ujarnya.

Gus Irfan menambahkan, pemerintah telah menyelesaikan berbagai persiapan teknis, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga layanan pendukung lainnya. Meski situasi geopolitik terus dipantau, pemerintah berharap konflik segera mereda agar ibadah haji dapat berlangsung aman dan kondusif.

“Kami berharap situasi segera kondusif dan semua pihak dapat menghormati pelaksanaan ibadah haji,” tandasnya.

 

 

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman