Politik & Pemerintahan

Lima Pos Jabatan Strategis Pemkab Jombang Kosong, Diisi Plt Usai Kepala Disdagrin Purnatugas

JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali menghadapi kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) setelah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin), Suwignyo, resmi memasuki masa purnatugas per 1 Februari 2026. Dengan berakhirnya masa tugas tersebut, jumlah jabatan eselon II-B yang belum terisi secara definitif kini mencapai lima posisi.

Untuk menjaga keberlangsungan kinerja organisasi, Bupati Jombang Warsubi menunjuk Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, Purwanto, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagrin. Penunjukan itu dilakukan agar pelayanan dan program dinas tetap berjalan tanpa hambatan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, Anwar, membenarkan penunjukan Purwanto sebagai Plt. Ia menegaskan bahwa pengangkatan tersebut telah sesuai dengan aturan kepegawaian yang berlaku.

“Pak Purwanto ditunjuk sebagai Plt Kepala Disdagrin setelah Pak Suwignyo resmi purnatugas,” kata Anwar saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Anwar menjelaskan, masa jabatan pelaksana tugas maksimal berlangsung selama tiga bulan atau sampai pejabat definitif hasil seleksi terbuka ditetapkan. Saat ini, kata dia, proses awal seleksi terbuka untuk pengisian jabatan JPTP telah mulai dipersiapkan.

“Untuk seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama masih dalam tahap persiapan,” ujarnya.

Selain Kepala Disdagrin, empat jabatan eselon II-B lain di lingkungan Pemkab Jombang juga masih diisi oleh pelaksana tugas. Jabatan tersebut meliputi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata yang dijabat Plt Hartono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang oleh Plt Imam Bustomi, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman oleh Plt Saiful Anwar, serta satu posisi Staf Ahli Bupati yang hingga kini masih kosong.

Kondisi ini terjadi di tengah upaya penyegaran birokrasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jombang pada awal 2026. Sebanyak 84 pejabat manajerial telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam agenda rotasi dan mutasi yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (15/1/2026).

Pelantikan tersebut mencakup pejabat dari berbagai tingkatan, mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat administrator, hingga pejabat pengawas yang bertugas di kecamatan, kelurahan, serta unit pelaksana teknis daerah (UPTD).

Perombakan jabatan itu menyasar sejumlah posisi strategis, antara lain kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bidang, kepala bagian, sekretaris kecamatan, lurah, hingga kepala UPT.

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar